Panik Karena Banjir, Alat Bantu Napas Lansia Di Cawang Tertinggal – berita 2018

Jural terupdate Selasa Februari 2018 baca berita “Panik Karena Banjir, Alat Bantu Napas Lansia Di Cawang Tertinggal” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Banjir di Gang Arus Cawang, Jakarta (detectifmaya.com/ Nanda Perdana Putra)

detectifmaya.com, Jakarta Banjir yang mencapai dua meter di kawasan Gang Arus Cawang, Jakarta Timur, membuat masyarakat bergegas meninggalkan rumahnya. Lantaran terburu-buru, alat bantu pernapasan salah seorang lansia warga setempat tertinggal saat dievakuasi.

Salah seorang warga, Ella, menyampaikan, ayahnya itu seusai berusia 85 tahun dan menderita penyakit asma. Dari sebab itu, dia selalu menggunakan alat bantu pernapasan agar mudah menghirup oksigen.

“Itu pas dievakuasi ketinggalan. Saya marah-marah deh sama adik saya.

Gimana sih bukannya dievakuasi dari pas air sudah sebetis. Katanya sekitar jam 15.00 WIB air naik segitu,” tutur Ella saat berbincang dengan detectifmaya.com di lokasi, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Menurut perempuan berjilbab itu, sesaat air banjir usai sebetis pun ibu dan ayahnya yang hanya tinggal berdua di rumah dan enggan mengungsi. Mereka berpikir air segera surut.

“Saya suruh saja masyarakat deh bantu mengungsikan. Kan kasihan bukannya dari awal. Sekarang usai seleher airnya di rumah,” jelas dia.

Ella yang tinggal di Bekasi itu pun langsung meninggalkan kantornya setelah mendengar banjirmeninggi di Gang Arus.

Dia izin meski jam kerjanya belum selesai.

“Langsung ke sini ini. Ibu bapak suka gitu sih. Jika bukan saya yang bilang enggak bakal mau evakuasi,” Ella menandaskan.

Pantauan detectifmaya.com, sejumlah warga meminta diantar ke rumahnya menggunakan perahu yang disediakan Basarnas. Mereka bermaksud mengambil sejumlah barang yang dirasa masih bisa dibawa ke lokasi pengungsian.

1 da-ri 2 halaman12 Wilayah

Suasana sesaat banjir menggenangi Jalan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Monday/senin (5/2).

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.

Warga memindahkan barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.

(detectifmaya.com/Arya Manggala)

Banjir Ibukota Indonesia akibat air kiriman dari Bogor diprediksi terjadi pukul 21.00 WIB. Tinggi air di Bendung Katulampa mencapai 240 cm dari-pada pagi tadi. Tinggi muka air itu memecah rekor Siaga I terlama selama beberapa tahun ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan memprediksi banjir kiriman beranjak sampai di Ibu Kota pukul 18.00 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga di bantaran Sungai Ciliwung & anak sungai ini untuk bersiap.

“Diiimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat bersiap & mengemasi barang-barang penting dan waspada terhadap adanya potensi banjir lokal & kiriman yang terjadi,” imbau BPBD DKI Jakarta dalam laman resminya, Jakarta, Monday/senin (5/2/2018).

Data BPBD DKI menyebutkan ada 12 wilayah yang akan terdampak banjir Jakarta.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Saat jarak memisahkan, satu yang harus kamu ketahui. Akan aku jaga cinta ini ununtukmu.

Ke-12 wilayah itu, yakni:

– Srengseng Sawah

– Rawajati

– Kalibata

– Pengadegan

– Pejaten Timur

– Kebon Baru

– Bukit Duri

– Balekambang

– Cililitan

– Cawang

– Bidara Cina

– Kampung Melayu

BPBD DKI Jakarta sudah mengaktifkan Peringatan Dini Disaster Warning System (DWS) lintasan Sungai Ciliwung. Lurah & camat serta masyarakat yang tinggal di bantaran kali juga sudah diberikan tahu utk bersiaga bakal banjir Jakarta.