Bercinta Sesaat Hamil Bisa Picu Keguguran? – berita 2018


Ngak usah takut Anda bakal menyakiti bayi sesaat melakukan seks sesaat hamil.

detectifmaya.com, Ibukota Indonesia Kehamilan menjadi kabar membahagiakan bagi pasangan suami istri. Kalau sedang hamil apa masih boleh bercinta?

Seorang dokter memperingatkan jika keseringan bercinta malah berisiko keguguran.

Seorang dokter kesehatan masyarakat, Dr. Shehu Martins, di Rumah Sakit Katolik St. Mary di Gwagwalada, wilayah Ibu Kota Federal, mengatakan, sperma bisa mengancam janin & menyebabkan keguguran.

“Serviks merupakan struktur keras yang dibuat untuk menahan bayi, cairan, & plasenta selama sembilan bulan,” ujar Martins.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Kejahatan terencana adalah memberikan harapan palsu tanpa ada rasa cinta.

Serviks wanita mengalami perubahan dari-pada akhir kehamilan dan pada persalinan dini sehingga bisa melebar untuk membiarkan bayi melewatinya. Serviks pula akan terbuka saat wanita bercinta.

“Biasanya, itu terbuka dalam tiga bagian, yaitu sesaat wanita sedang haid, saat persalinan dan berhubungan seks, tetapi seks ngak melebar, jelasnya sepeti dilansir DailyPost, Monday/senin (5/2/2018).

Ada beberapa yang mengatakan, wanita seharusnya tidak bercinta secara menggebu karena serviks bakal terbuka dengan cepat setelah penetrasi. Padahal, serviks hanya terbuka saat persalinan spontan.

Saksikan juga video berikut ini:


1 da-ri 2 halamanGunakan kondom

Ilustrasi kondom. (theglow.com.au)

Keguguran bisa terjadi setelah bereaksi dengan sperma, terutama pada awak kehamilan.

Daripada situasi sepeti itu wanita bisa mengeluhkan sakit perut bagian bawah sudah berhubungan seks.

Martins mengajurkan pasangan suami istri yang berhubungan intim menggunakan pelindung kondom, hingga lima bulan kehamilan.

“Kami menyarankan agar pasangan menggunakan kondom, karena sperma bisa menyebabkan reaksi ini ke serviks. Terkadang hal itu bertindak sepeti benda asing & bisa menyebabkan keguguran spontan.”