Volume Sampah Anak Sungai Musi Capai 70 Meter/Kubik Setiap Hari – berita 2018

Jurnal dunia berita dan trend di Jumat Februari 2018 baca berita “Volume Sampah Anak Sungai Musi Capai 70 Meter/Kubik Setiap Hari” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com. Tren membaca berita indonesia sekarang telah berubah seiring perkembangan teknologi internet, detectifmaya.com kami memberitakan dengan cepat.

Kondisi anak Sungai Musi tepatnya di Sungai Sekanak Palembang dengan warna air keruh & sampah yang menggenang. (detectifmaya.com/Nefri Inge)

detectifmaya.com, Palembang Restorasi & revitalisasi anak Sungai Musi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, menekan jumlah volume sampah rumah tangga yang menggenang.

Tahun ini saja volume sampah di anak Sungai Musi mencapai 70 meter kubik per harinya.

Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan beberapa thn lalu, yang mencapai 1.200 meter kubik per harinya, atau setara dengan 288 ton sampah.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ulang Kota Palembang Bastari, restorasi & revitalisasi anak Sungai Musi membutuhkan biaya yang sangat besar.

Bahkan, restorasi dan revitalisasi tahap awal utk Sungai Sekanak menghabiskan anggaran Rp 7,5 miliar.

Ada empat anak Sungai Musi yang akan diprioritaskan restorasi, yaitu Sungai Sekanak di Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang, Sungai Lambidaro di kawasan Gandus, Palembang.

Selanjutnya, Sungai Bendung di kawasan Sekip, Palembang dan Sungai Buah di Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Cinta bukanlah sebuah kata cinta, yang sebenarnya adalah cinta yang menyentuh hati dan perasaan

“Sampah yang diangkut sekarang hanya 70 meter/kubik per ha-ri di anak Sungai Musi.

Seusai menurun da-ri tahun 2014 lalu. Karena sekarang masyarakat sudah sadar, apalagi ada kegiatan gotong royong,” ucap dia ke pada detectifmaya.com, Monday/senin (5/2/2018).

1 da-ri 3 halamanPembebasan Tepian Sungai

Ekskavator amfibi difungsikan untuk mengeruk dasar anak Sungai Musi. (detectifmaya.com/Nefri Inge)

Ada 21 sistem di 86 anak Sungai Musi di Palembang.

Puluhan anak Sungai Musi akan dilakukan restorasi se-cara bertahap.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.

Untuk empat sungai yang diprioritaskan, proyek restorasi akan melalui sistem lelang.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu seperti saat dulu dan kau bisikan kata ‘aku cinta padamu’ aku merindukannya

Pemkot Palembang bakal memulai lelang ini sekitar April-Mei 2018.

Jika fungsi anak Sungai Musi seusai membaik, bisa kembali digunakan untuk jalur transportasi, peningkatan ekonomi, & destinasi wisata di Palembang.

“Kita bakal meminta bantuan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, pemerintah pusat & melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Sekarang sedang proses desain,” ujar Bastari.

Untuk mempermudah proses restorasi dan relokasi, Pemkot Palembang bakal membebaskan lahan di tepian sungai sepanjang tujuh meter.

Jumlah anggaran perbaikan fungsi anak Sungai Musi, berbeda-beda sesuai kondisi sungai. Yang paling besar akan diserap di Sungai Buah, Kecamatan IT II, Palembang.

“Beda-beda kasusnya, yang besar di Sungai Buah karena jalan inspeksi tidak ada, bangunan mepet di sungai. Jalan harus dibebaskan, bangunannya di wajibkan dibongkar,” ujarnya.

Salah satu cara utk menjernihkan air sungai, yakni dengan mengeruk dasar sungai hingga dua meter.

2 da-ri 3 halamanAir Sungai Jernih

Tepian anak Sungai Musi di Sungai Sekanak yang dipercantik dengan berbagai gambar mural. (detectifmaya.com/Nefri Inge)

Seperti di Sungai Sekanak, Palembang, sesaat surut airnya bukan mengalir ke Sungai Musi. Sebab, posisi Sungai Sekanak lebih tinggi dibandingkan Sungai Musi.

“Jika kita keruk pakai ekskavator amphibi, air Sungai Musi akan masuk & mengalir di Sungai Sekanak. Airnya bisa jernih & tidak keruh seperti ini,” Bastari mengungkapkan.

Saat ini kondisi air di anak Sungai Musi masih banyak keruh & mengeluarkan aroma yang menyengat. Kondisi tersebut berasal dari kebiasaan masyarakat sekitar membuang sampah di aliran sungai.

Cara lain utk menjernihkan air sungai, Pemkot Palembang usai membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) skala perkotaan. IPAL ini akan dibangun di kawasan Sungai Selayur Palembang.

Pembangunan IPAL bakal memakan anggaran hingga Rp 1,2 triliun. Pemerintah Australia memberikan hibah bantuan sebesar Rp 500 miliar.

IPAL ini akan dibangun di atas lahan seluas 5,7 hektare dengan target pembangunan hingga 2022.

“Kita sedang menyusun Detailed Engineering Design (DED) utk sambungan rumah tangga. Agar nantinya air sungai akan bisa dimanfaatin kembali seperti dulu,” ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini :



detectifmaya.com menyajikan artikel dan berita lokal maupun internasional yang faktual dan akurat. update setiap saat dan seitap hari.

keyword terindex diartikel ini : volume,sampah,anak,sungai,musi,capai,70,meter/kubik,setiap,hari, palembang, restorasi, sekanak, detectifmaya, kondisi