Top 3 Berita Hari Ini: 166 Pendaki Di Puncak Merapi Saat Erupsi Freaktik – berita 2018


Menegangkan, inilah video viral yang merekam detik-detik gunung merapi meletus. (Screen Capture Twitter.com)

detectifmaya.com, Yogyakarta Top 3 berita ha-ri ini, aktivitas Gunung Merapi yang meningkat tadi pagi, tidak dihiraukan oleh ratusan pendaki.

Mereka tetap naik ke atas meski peringatan telah diberikan.

“Berdasarkan laporan sementara terdapat sekitar 166 orang yang mendaki dan mendekati Pasar Bubrah. Kondisinya semua selamat,” jelas Kepala Pusat Data Bocoran Berita dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Saat gemuruh Gunung Merapi terdengar, disertai kepulan asap tebal dengan ketinggian kolom mencapai 5.500 meter di atas puncak, para pendaki sempat panik.

Kepanikan juga melanda masyarakat yang tengah melakukan rutinitas bertani. Meski sempat terhenti, masyarakat kembali beraktivitas. Mereka meyakini aktivitas Merapi tidak meningkat dalam derajat yang berbahaya.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Ha-ri Ini:

1. Ada 120 Pendaki Saat Gunung Merapi Meletus Pagi Ini

Pagi ini, aktivitas Gunung Merapi terpantau meningkat.

Gunung tersebut tiba-tiba meletus sekitar pukul 07.43 WIB, Jumat (11/5/2018).

Kepala Pusat Data Bocoran Berita dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan status Gunung Merapi hingga hari ini masih tetap normal (Level I) dengan radius berbahaya merupakan 3 kilometer dari puncak kawah.

Sementara itu, information yang berhasil dihimpun detectifmaya.com dari tercatat ada lebih kurang 166 orang yang melakukan pendakian sesaat Gunung Merapi meletus.

Selengkapnya…

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Derajat cinta hanya bisa diukur dengan seberapa besar “Pemberian” yang kita korbankan.

2. Merapi Tak Pernah Ingkar Janji

Gemuruh da-ri puncak Gunung Merapi, Jumat pagi tadi membuat rutinitas masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani terhenti.

“Asap cukup tinggi. Bergulung berwarna putih.

Namun itu ngga wedus gembel menurut saya,” kata Sakri, masyarakat Dukun Kabupaten Magelang.

Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pernah menjelaskan, bahwa letusan freatik terjadi akibat adanya uap air bertekanan tinggi. Uap ini terbentuk karena ada pemanasan air di bawah yang kontak langsung dengan magma.

Sementara itu, di sejumlah daerah dilaporkan terjadi hujan abu tipis.

Di daerah Kecamatan Muntilan, hujan abu tipis terjadi di wilayah Kwilet dan Kelurahan Gondosuli.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Tuhan tidakkan berikan cobaan melebihi kemampuanmu. Ketika putus asa, ingatlah, jika Tuhan memberinya padamu, Dia akan membantumu melewatinya.

Meskipun tipis dan dinyatakan normal, masyarakat masih khawatir ada letusan besar.

Selengkapnya…

3. Tanpa Tanda-Tanda, Gunung Merapi Mengalami Letusan Freatik

Gunung Merapi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, meletus sekitar pukul 07.43 WIB, Friday/jumat (11/5/2018).

Menurut BPBD Kabupaten Magelang, terjadi letusan freatik Gunung Merapi. Karena peristiwa ini, pihak BPBD Magelang mengimbau warga untuk menjauhi radius 3 km.

“Kami imbau warga tetap tenang.

Jauhi radius 3 km dari puncak Merapi,” tulis keterangan da-ri BPBD Magelang kepada media.

Selengkapnya…