Soal Rekomendasi Mubalig, JK Minta Menag Tambah 300 Ribu Dai – berita 2018

Info terbaru Kamis Mei 2018 baca berita “Soal Rekomendasi Mubalig, JK Minta Menag Tambah 300 Ribu Dai“, Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

UNS memberikan penghargaan kepada Wapres JK di Auditorium UNS, Senin (12/3).(detectifmaya.com/Fajar Abrori)

detectifmaya.com, Ibukota Indonesia Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengiyakan sudah berbicara dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait rilis 200 mubalig yang terekomendasi. Dalam pertemuannya, JK meminta agar Lukman membuat daftar lebih efisien & baik.

“Kita sudah bicarakan tadi agar dibuat pola yang lebih baik, lebih efisien, lebih cepat. Tetapi nantilah itu daftar sementara,” ujar JK di Kantor Wapres, Jakarta, Tuesday/selasa (22/5/2018).

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Ketika seseorang yang sangat kamu percaya mendustaimu, ketahuilah bahwa kamu tengah belajar ununtuk lebih percaya pada dirimu sendiri.

Tidak hanya itu, JK juga meminta agar Lukman menambah daftar mubalig.

Pasalnya jumlah yang dirilis hanya sebagian kecil yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, menurut JK, publik butuh lebih dari 300 ribu penceramah.

“Kita butuh minimum 300 ribu dai, karena kita punya masjid untuk salat Friday/jumat saja khatib butuh 300 ribu. Jadi bagaimana 200 itu hanya kecil sekali.

Itu awal saja,” papar JK.

Diketahui sebelumnya, Kementerian Agama telah merilis 200 nama mubalig yang jadi rekomendasi untuk bisa digunakan utk publik. Tapi hal tersebut menuai pro dan kontra.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, meluruskan tujuan kementeriannya merilis 200 nama ulama yang direkomendasikan sebagai penceramah.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Perasaan yang paling berbahaya adalah iri, karena iri hati melahirkan kebencian dan kebencian akan membunuhmu perlahan.

Keputusan yang dirilis pada Jumat 18 Mei 2018 lalu menuai pro dan kontra.

1 da-ri 2 halamanHindari Pengajian Disusupi Politik

Sebenarnya, kata Lukman, tujuan kementeriannya merilis 200 nama mubalig tsb untuk menghindari pengajian yang disusupi politik atas masukan yang datang padanya. Sebab hal yang demikian justru meresahkan masyarakat

“Memang kami mendapatkan masukan dasar da-ri mereka yang meminta itu adalah karena mereka ngga ingin ceramah keagamaan diisi dengan hal-hal yang justru bisa berpotensi menimbulkan keresahan di tengah umat.

Itulah mengapa kemudian mereka meminta ke pada kami,” kata Lukman.

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

Saksikan tayangan video menarik berikut ini:



Wapres JK Tinjau Persiapan Asian Games 2018