Zakat Fitrah Sesaat Ramadan, Bolehkah? – berita 2018


Petugas zakat melakukan ijab penerimaan zakat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (1/7). Saat Itu pembayaran dibuka hingga malam takbiran dengan pembayaran zakat senilai Rp50ribu dan beras 3,5 liter.

(detectifmaya.com/Helmi Afandi)


Jakarta Zakat ialah pungutan wajib berdasarkan ketentuan syariat. Perintah zakat disebut dalam Alquran beriringan dengan perintah mendirikan sholat.

Dengan berzakat, seorang muslim membersihkan hartanya. Zakat pula berfungsi membersihkan hati da-ri keterikatan dunia.

Salah satu jenis zakat adalah zakat fitrah. Zakat ini wajib atas setiap Muslim semenjak anak-anak hingga dewasa.

Zakat fitrah diperintahkan dibayarkan dari pada mulai terbenam matahari 1 Syawal hingga sebelum sholat Id. Tetapi, banyak saudara kita yang membayarkan zakat fitrah di awal maupun pertengahan Ramadan.

Lantas bagaimana hukumnya?

Dikutip dari NU Online, dasar tentang zakat fitrah adalah hadis riwayat Bukhari dan Muslim da-ri Ibnu Umar RA.

” Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah dari Ramadan atas manusia, satu sha dari kurma atau gandum, atas setiap orang merdeka, hamba sahaya, laki-laki atau wanita dari orang-orang Islam.”

Kemudian juga dalam riwayat Bukhari & Muslim da-ri Abi Said.

” Kami mengeluarkan zakat fitrah sesaat kami bersama Rasulullah, satu sha da-ri makanan, kurma, gandum, anggur kering atau makanan aquth (sejenis makanan yang terbuat da-ri susu, padat bentuknya). Aku senantiasa mengeluarkannya sebagaimana Nabimenunaikannya sepanjang hidupku.”

Para ulama menyatakan ketentuan pembayaran zakat fitrah ialah mulai da-ri tenggelamnya matahari pertanda awal Syawal.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Terkadang, lebih baik mengalah, bukan karena kamu salah, tapi karena dengan mengalah, kamu tak kehilangan dia yg kamu cinta.

Tetapi, dibolehkan seorang Muslim menunaikannya dari pada bulan Ramadan melalui pola tajil az zakat atau mempercepat pembayaran zakat fitrah sebelum waktunya.

Syeikh Khatib Al Syarbini dalam kitab Mughni Al Muhtaj memberikan penjelasan sebagai berikut.

” Boleh mempercepat zakat fitrah semenjak dari malam pertama bulan Ramadan, sebab zakat fitrah wajib karena dua sebab, puasa dan berbuka (berlalunya bulan puasa), maka boleh mendahulukan penunaian zakat fitrah atas salah satu dari kedua sebab tersebut.”

Meski dibolehkan, zakat fitrah tetap lebih utama dibayarkan ketika sebelum sholat Idul Fitri.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Hidup itu sederhana, namun seringkali kita lah yang membuatnya menjadi sulit.

Hal ini sesuai fungsi zakat fitrah itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan yang tidak mampu di ha-ri raya.

Sumber: Dream.co.id