Palembang Terancam Terendam, Ini Penjelasannya – berita 2018


Salah satu sekolah dasar di Palembang yang rutin terendam banjir (detectifmaya.com / Nefri Inge)

detectifmaya.com, Palembang Tingginya volume air bah sesaat musim hujan membuat sebagian gede kawasan di Kota/city Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), tergenang banjir. Salah satu pemicunya adalah minimnya ketersediaan kolam retensi utk menampung volume banjir.

Masifnya pembangunan konstruksi pula semakin mengurangi lahan resapan air di Kota Palembang. Terlebih pesatnya pembangunan infrastruktur modern, sepeti Rel Light Rail Transit (LRT) Palembang.

Beberapa tempat yang rawan banjir di Kota/city Palembang yaitu di seputaran Kantor Gubernur Sumsel di Jalan Kapten A Rivai, Jalan Jendral Sudirman, dan Jalan Kolonel H Burlian yang bertepatan dengan lokasi pembangunan rel LRT Palembang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Palembang, Ahmad Bastari mengatakan, penambahan kolam retensi usai sangat mendesak, namun masih terkendala lahan yang bisa digunakan.

“Harusnya ada 77 kolam retensi di Kota Palembang untuk badan tampungan air. Tetapi sekarang baru 26 kolam retensi yang bisa disediakan,” ucapnya kepada detectifmaya.com, Monday/senin 24 September 2018.

Untuk tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang baru mendapat empat tempat yang lahannya usai dibebaskan, diantaranya di kawasan Alang-Alang Lebar (AAL) dan Jalan Tanjung Burung, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.

Pembangunan konstruksi empat lahan ini akan dilakukan pada tahun 2019, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

“Lokasi kolam retensi yang dicari mesti bisa menahan volume air hujan dan dialirkan ke sungai, atau daerah cekungan utk menampung air.

Kalau kawasannya rendah, akan merendam Kota Palembang,” ujarnya.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Kebijaksanaan adalah kemampuan untuk menggambarkan orang lain sebagaimana mereka melihat diri mereka sendiri

Salah satu kolam retensi yang sedang dibangun yaitu Rumah Pompa Bendung di Jalan Ali Gatmir Palembang.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya.

Sayangnya pembangunan waduk tampungan air yang dibangun sejak beberapa thn ini, masih terkendala pembebasan lahan.

2 dari 2 halamanKendala Pembebasan Lahan

Kepala Balai Gede Wilayah Sungai Sumatera (BBWS) VIII Suparji (detectifmaya.com / Nefri Inge)

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWS) VIII Suparji mengungkapkan, target perampungan Rumah Pompa Bendung di tahun 2019 akan terkendala lahan pemukiman masyarakat yang sulit dibebaskan.

“Masih ada empat rumah yang belum dibebaskan & cukup mengganggu pengerjaan. Sedangkan pembangunan Rumah Pompa Bendung se-cara fisik tinggal 8 persen lagi,” katanya.

Jika selesai dibangun, Rumah Pompa Bendung bisa mengurangi debit air di sekitar kawasan.

Tetapi kendala tsb membuat mereka sulit utk meletakkan mesin pompa.

Pemilik empat rumah yang mengganggu pembangunan Rumah Pompa Bendung ini, karena mematok dua kali lipat dari harga yang sudah ditentukan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Kami tak bisa membayar lebih. Apalagi anggaran yang untuk pembangunan Rumah Pompa bendung sudah menguras Rp 225 Miliar dengan sistem anggaran multiyears,” ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:



Hujan deras sejak pukul satu rabu dini ha-ri mengakibatkan Kota Palembang dilanda banjir setinggi 30 hingga 50 centimeter.

Sebuah berita singkat yang dipaparkan diatas yang detectifmaya.com sajikan secara aktual. Semoga bisa menjadi referensi yang berguna buat anda. Terima kasih.

keyword terindex diartikel ini : palembang,terancam,terendam,,ini,penjelasannya, pembangunan, bendung, retensi, detectifmaya, dibangun, dibebaskan, sumatera, kawasan, anggaran, terkendala