Kemkominfo Resmi Blokir Group Facebook LGBT – berita 2018

Jurnal dunia berita dan trend di Selasa Oktober 2018 baca berita “Kemkominfo Resmi Blokir Group Facebook LGBT” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Ilustrasi Foto LGBT atau GLBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender).

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Cinta tidak akan menuntut kesempurnaan, cinta akan memahami, menerima dan rela ununtuk berkorban. Karena cinta seharusnya membuatmu bahagia bukan terluka.

(iStockphoto)

detectifmaya.com, Ibukota Indonesia Kementerian Komunikasi & Informatika (Kemkominfo) akhirnya memblokir konten-konten grup Facebook LGBT (lesbian, gay, biseksual, & transgender) di Garut, Jawab Barat, yang belakangan ramai dibicarakan warganet.

Hal ini disampaikan Ferdinandus Setu, Plt Kepala Agen Humas Kemkominfo dalam keterangan resminya, Jumat (12/10/2018).

“Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika telah memblokir grup Facebook LGBT yang dalam beberapa saat ini telah menghebohkan netizen Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Nando tersebut.

Langkah pemblokiran terhadap grup facebook LGBT itu dilakukan setelah mendapat surat elektronik da-ri Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang meminta grup Facebook tersebut diblokir karena dinilai dapat membahayakan anak-anak & remaja di wilayah Garut dan sekitarnya.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Ketika masalah terjadi lebih baiknya segera diselesaikan dengan mencari solusi bersama daripada saling menyalahkan

“Group LGBT di Garut tersebut, menurut KPAI berpotensi mengampanyekan praktik gay di kalangan anak-anak atau remaja laki-laki,” Nando menambahkan.

Sebelumnya, Subdit Pengendalian Konten Internet Negatif Ditjen Aplikasi Informatika Kemkominfo RI telah melakukan penelusuran & analisis terhadap muatan group facebook tersebut. Mereka menemukan bahwa terdapat beberapa konten yang mengandung muatan pornografi.

2 da-ri 2 halamanMengacu dari pada Undang-Undang

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sudah menyambangi gedung KPK di Jakarta, Rabu (3/10).

Menkominfo Rudiantara menyatakan kehadirannya utk berdiskusi dengan KPK terkait barang bukti elektronik. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Kategori pornografi mengacu dari-pada UU No 44 Tahun 2008 ialah konten yang secara eksplisit memuat persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang kekerasan seksual masturbasi atau onani ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan alat kelamin atau pornografi anak.

Langkah pemblokiran terhadap group Facebook pula diambil setelah Subdit Pengendalian Konten Internet Kemkominfo RI berkoordinasi dgn Polres Garut mengenai kasus ini. Polres Garut menyetujui usulan KPAI agar Kemkominfo RI melakukan pemblokiran terhadap grup facebook tersebut.

Untuk diketahui, hingga awal Oktober 2018, Kemkominfo telah melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 890 ribu website yang melanggar undang-undang, 80 persen di antaranya adalah situs pornografi.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini



CEO Facebook Mark Zuckerberg meminta maaf di hadapan wakil rakyat Amerika terkait penyalahgunaan data 87 juta penggunanya.