20 Ribu Karyawan Google Ikut Demo Protes Pelecehan Seksual – berita 2018

Berita Jumat November 2018 baca berita “20 Ribu Karyawan Google Ikut Demo Protes Pelecehan Seksual” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Ilustrasi protes di Google/copyright unsplash

detectifmaya.com, Mountain View Demo protes kasus pelecehan seksual di Googel ternyata menjadi perhatian dunia.

Tercatat, jumlah peserta demo mencapai 20.000 orang.

Jumlah tsb berasal dari semua karyawan Mesin Pencari Google di seluruh dunia.

Jika ditotal, jumlah tersebut tergolong besar–20 persen da-ri total karyawan Mesin Pencari Google di dunia.

Pasalnya, per 30 September 2018, tercatat ada 94.372 karyawan permanen & kontrak yang bekerja untuk perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) ini. Demikian menurut info yang dilansir The Verge dari pada Senin (5/11/2018).

“Kami ingin menjadi pelopor (untuk demo protes pelecehan seksual). Kalau kami tak memimpin (demo), lalu siapa lagi?”

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Ketidakutan terbesar dalam hidupku bukan kehilanganmu, tapi melihat dirimu kehilangan kebahagiaanmu.

ujar Tanuja Gupta, salah seorang karyawan Mesin Pencari Google yang ikut berdemo dalam program bernama Google Walkout For Real Change.

Menurut penyelenggara demo, karyawan pendemo berasal dari sejumlah bang-sa di mana Google beroperasi, start dari AS sendiri, Australia, Brasil, Kanada, Jerman, India, Irlandia, Jepang, Belanda, Filipina, Inggris, Singapura, Swedia, dan Swiss.

2 dari 3 halamanRibuan Karyawan Demo Protes Pelecehan Seksual, Bos Googel Buka Suara

CEO Sundar Pichai ketika membawakan keynotes di Google I/O 2017. (Doc: Googel HQ)

Imbas da-ri kasus pelecehan seksual yang terjadi di Google, ribuan karyawan company di beberapa bang-sa serentak melakukan aksi walk out dari kantor utk berdemo.

Aksi walk out tsb merupakan suara keresahan hati karyawan yang mendesak Google untuk mengubah beberapa peraturan agar dapat melindungi karyawan wanitanya dari tindak pelecehan seksual.

“Ada ribuan dari kami dari beberapa cabang perusahaan, dan kami merasa kini sudah saatnya,” begitu isi da-ri surat karyawan dalam demo tersebut.

Menanggapi aksi walk out besar-besaran ini, CEO Googel Sundar Pichai pun buka suara.

“Ini merupakan saat-saat sulit. Ada rasa kemarahan dan rasa frustrasi di perusahaan. Kami merasakannya, aku pun demikian,” ujar Pichai sepeti dikutip via Quartz, Friday/jumat (2/11/2018).

“Perusahaan punya standar yang sangat tinggi, dan memang untuk sekarang kami ngak mencapai harapan kami,” tambahnya.

Pichai juga mengungkap telah mengirim memo khusus kepada karyawan jika Google akan segera mengatasi hal ini.

“Langkah pertama ialah mengakuinya & meminta maaf soal hal-hal yang sudah terjadi di masa lalu,” terangnya.

Sekadar informasi, sebelumnya salah satu mantan petinggi Google, Andy Rubin, disebut-sebut telah diberi uang senilai US 90 juta untuk meninggalkan perusahaan.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Hal yang paling sulit adalah mengalahkan diri sendiri. Tapi itu bisa kamu mulai dengan memaafkan diri sendiri.

Uang diberikan agar bapak Android itu menutup mulut atas kasus pelecehan seksual di Google.

Google pun memberikan respons atas pemberitaan The New York Times. Dikonfirmasi Pichai, sebanyak 48 orang karyawan telah dipecat selama dua tahun terakhir karena diduga terlibat pelecehan seksual di kantor.

Para eksekutif perusahaan pun mengadakan rapat internal dengan seluruh karyawan.

Mereka meminta maaf kepada karyawan atas kasus ini dan mencoba menjelaskan bagaimana pt telah menangani kasus Rubin.

3 da-ri 3 halamanForum Internal Googel

CEO Sundar Pichai. (Doc: Mesin Pencari Google HQ)

Selama seminggu terakhir, karyawan Mesin Pencari Google juga menyuarakan kekecewaan mereka melalui forum internal.

Bahkan, ide untuk melakukan pemogokan pun disampaikan dari mereka dalam forum internal tersebut.

Para karyawan Mesin Pencari Google mengkritik tentang bagaimana para petinggi & orang-orang berpengaruh di pt bisa melarikan diri da-ri kasus pelecehan wanita di tempat kerjanya.

Pihak Rubin pun mempermasalahkan laporan The New York Times itu. Dia bahkan menuding media tsb telah menerbitkan publikasi kotor & tak akurat.

Sebelumnya, laporan The New York Times yang menyebut bapak Android, Andy Rubin, hengkang da-ri Google karena melakukan pelecehan seksual ke karyawan.

Informasi ini pertama kali diungkap oleh dua petinggi pt yang tidak mau disebutkan namanya.

Meski dipecat, dia dilaporkan masih memperoleh uang sebesar US 90 juta. Permintaan utk Rubin pergi dari Google dilakukan oleh CEO Mesin Pencari Google saat itu, Larry Page.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Cinta bukanlah penuntutan, penguasaan, pemaksaan, dan pengintimidasian. Tak lain itu hanyalah cara manusia mendefinisikannya. Karena cinta adalah perjuangan, pengorbanan, tanggungjawab, kejujuran, dan keikhlasan.

Dari penuturan sumber, penyebabnya adalah Rubin pernh meminta seorang karyawan untuk memberikan seks oral.

Usai terbukti melakukan hal tersebut, Rubin pun diminta mundur dari Google dengan tetap menerima uang sebesar US 2 juta per bulan selama empat tahun.

Uang itu diberi agar Rubin ngak membuat pernyataan publik yang menjelek-jelekan Mesin Pencari Google atau bekerja utk kompetitor.

Meski belakangan, Rubin membantah hal tersebut dan menyebut keputusannya pindah atas kemauan sendiri.

Tidak hanya itu, ia diketahui juga memiliki hubungan dengan sejumlah koleganya & memberikan sejumlah uang dari-pada mereka.

Pada 2011, dia juga diketahui berselingkuh dengan wanita dari tim Android yang sebenarnya melanggar aturan perusahaan.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:



Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kabupaten Donggala & Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September 2018 menimbulkan fenomena likuifaksi atau tanah bergerak.