Gelandang Juventus Belajar Lebih Dari Satu Dari Cristiano Ronaldo – berita 2019

Jurnal dunia berita dan trend di Sabtu Januari 2019 baca berita “Gelandang Juventus Belajar Lebih Dari Satu Dari Cristiano Ronaldo” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com. Tren membaca berita indonesia sekarang telah berubah seiring perkembangan teknologi internet, detectifmaya.com kami memberitakan dengan cepat.

1. Cristiano Ronaldo (Juventus) 14 goal dan 5 assist (AFP/Filippo Monteforte)

detectifmaya.com, Turin Gelandang Juventus, Federico Bernardeschi mengakui belajar da-ri kehadiran Cristiano Ronaldo. Ia memuji CR7 sebagai pemain dengan mentalitas solid.

“Anda memandang pergerakannya & itu cukup utk belajar sesuatu. Dia juara yang hebat dengan mentalitas yang solid,” ujar Bernardeschi.

Ronaldo bergabung dengan Juventus pada awal musim ini di usia 33 tahun. Faktor usia itulah yang membuat Ronaldo dianggap seusai habis.

Namun tidak Ronaldo namanya kalau tidak menciptakan sensasi. Alih-alih melempem, Ronaldo masih bisa membuktikan dirinya masih cukup bertaji.

Sebanyak 14 gol telah dibuat Ronaldo bagi Juventus di Liga Italia.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Cinta memasukan kesenangan dalam kebersamaan, kesedihan dalam perpisahan, dan harapan pada hari esok.

Catatan itu menempatkannya sebagai pencetak goal terbanyak di Liga Italia.

“Dia menjadi kejutan da-ri sudut pandang olahraga & manusia. Mempunyai sosok sepeti dia di tim itu bagus,” ujar Bernardeschi.



Real Madrid miliki rencana gila utk mendatangkan Paulo Dybala da-ri Juventus.

2 dari 3 halamanButuh Konsistensi

Gelandang Juventus, Federico Bernardeschi (AFP Photo/Marco Bertorello)

Lebih lanjut, Bernardeschi pula buka suara soal naik-turun kariernya bersama Juventus.

Menurut Bernardeschi, konsistensi menjadi hal yang paling dibutuhkannya usai sembuh da-ri cedera.

“Saya butuh konsistensi. Saya ingin membantu tim. Setiap ha-ri adalah tantangan utk memperbaiki diri, juga dalam latihan,” kata Bernardeschi.

“Saya mengubah gaya ber-main saya di Juventus. Saya pemain yang berbeda & lebih baik. Di Juventus, Anda belajar memperbaiki diri lewat kerja keras & pengorbanan,” ujar Bernardeschi mengakhiri.

3 da-ri 3 halamanKlasemen