Cara Kapolres Tangerang Redam Hoaks & Ujaran Kebencian Di Masyarakat – berita 2019

Jurnal dunia berita dan trend di Senin Januari 2019 baca berita “Cara Kapolres Tangerang Redam Hoaks & Ujaran Kebencian Di Masyarakat” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan libatkan 1.000 Dai Kamtibmas utk menyukseskan Pilpres 2019.

detectifmaya.com, Tangerang Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan melibatkan 1.000 ustaz atau ulama yang tergabung dalam Dai Kamtibmas utk menyukseskan Pilpres 2019 di Kota/city Tangerang.

Dai Kamtibmas sendiri ialah mitra kerja kepolisian dalam menjaga keamanan & ketertiban masyarakat.

“Berharap apa yang disampaikan dari tokoh-tokoh agama, termasuk para kiai imampu meluruskan apapun berita hoax di tiap lokasi tinggalnya,” ujar Harry di acara Silaturahmi 1000 Dai Kamtibmas di Aula Pusat Pemerintahan Kota/city Tangerang, Thursday/kamis (10/1/2019).

Dia juga menuturkan, peran para dai penting dalam mempengaruhi opini publik & mencerdaskan masyarakat. Dia pula menganggap para dai sebagai ujung tombak penyampaian fakta kepada masyarakat.

“Bapak-bapak (para dai) memiliki berposisi sangat penting dalam mencerdaskan masyarakat.

Para dai pula sebagai ujung tombak menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” papar Harry.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Lebih baik digigit oleh seorang sahabat daripada dicium oleh seorang musuh.

Dalam kesempatan itu, Kapolres pula mengajak para Dai Kamtibmas menjadi penengah terhadap ujaran kebencian saat Pilpres 2019.

“Kami mengajak Dai kamtibmas sebagai cooling system. Semua bertujuan menjaga kamtibmas agar kontestasi politik bisa berjalan aman tertib, lancar, & demokratis,” tutur Kapolres.

2 dari 2 halamanBuat Suasana Sejuk

Sementara, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin berharap kehadiran Dai Kamtibnas dapat membuat suasana sejuk di Kota Tangerang sesaat pesta demokrasi.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Menjaga moral seperti membangun pagar yang melindungi rumah sendiri dan rumah tangga dari pencuri.

“Dai Kamtibnas dapat menyejukan warga khususnya menjelang Pilpres. Dai Kamtibmas juga diharapkan bisa jadi peredam ditengah masyarakat untuk mencegah masyarkat dengan ngak termakan isu yang tengah berkembang,” ujar Sachrudin.

Dikesempatan yang sama, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pula berpendapat sama, dimana dia berharap pesan yang telah disampaikan dapat mendamaikan suasana.

“Selain itu Dai Kamtibmas pula bisa menyampaikan pesan-pesan yang harmonis. Dai kamtibmas bisa menjadi jaringan yang nantinya memberikan kedamaian bagi warga khususnya di Tangerang,” ujar Zaki.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:



Isu yang disebarkan dari grup MCA ini ialah isu tentang PKI, penyerangan terhadap ulama, serta penghinaan terhadap presiden & pejabat negara.