Kesetiaan Amien Rais Menanti 6 Jam Pemeriksaan Ketum Alumni 212 Di Solo – berita 2019


Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif ketika orasi dalam Tablig Akbar PA 212 Solo Raya di Gladag, Hari Minggu (13/1) lalu.(detectifmaya.com/Fajar Abrori)

detectifmaya.com, Solo Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Marsquoarif diperiksa penyidik Polresta Solo karena adanya laporan dugaan pelanggaran kampanye saat mengisi Tablig Akbar PA 212 Solo Raya di Gladag, 13 Januari 2019 lalu.

Selama menjalani pemeriksaan, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu ditunggu oleh tokoh Partai Amanat Nasonal (PAN), Amien Rais.

Kedatangan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 itu didampingi kuasa hukum da-ri Tim Pengacara Muslim (TPM) yakni Mahendradatta & Achmad Midan.

Selain Amien Rais, sejumlah tokoh terlihat ikut mendampingi Slamet Marsquoarif ketika mendatangi Polresta Solo utk menjalani pemeriksaan, seperti Ketua Umum Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), Yusuf Muhammad Martak.

Mereka datang di Polresta Solo sekitar pukul 10.20 WIB. Kehadiran Slamet Marsquoarif pun disambut dari ratusan orang dari berbagai organisasi massa Islam yang menggelar aksi di depan Polresta Solo.

Massa tsb memberikan dukungan kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 & mengawal hingga pemeriksaan selesai.

Penyidik polisi memeriksa Slamet Marsquoarif di salah satu ruang di gedung Satreskrim Polresta Solo.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Wanita itu unik, mereka ingin kita itu tau bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatakannya.

Sedangkan, Amien Rais memilih menanti di gedung yang terpisah, yakni di ruangan yang ada di bangunan depan Mapolresta Solo.

Pemeriksaan kepada Slamet Marsquoarif sempat jeda ketika pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, ia dan kuasa hukumnya terlihat keluar da-ri ruang penyidik untuk menunaikan salat Zuhur di masjid yang terletak di sebelah barat bangunan gedung Satreskrim Polresta Solo. Sesudah istirahat 30 menit, kemudian mereka kembali berjalan masuk ke ruang penyidik utk melanjutkan pemeriksaan.

2 da-ri 3 halamanAmien Rais Dampingi Ketum PA 212

Amien Rais turut serta menunggu proses pemeriksaan Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif di Polresta Solo, Kamis (7/2).(detectifmaya.com/Fajar Abrori)

Penyidik selesai memeriksa Slamet Marsquoarif sekitar pukul 16.30 WIB. Saat menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Amien Rais yang menunggu di gedung berbeda pun keluar & menyambangi Ketua Umum PA 212.

Dalam kesempatan itu, Ketua Penasihat PA 212 itu mengucapkan bahwa pemeriksaan telah selesai.

“Tinggal tanda tangan karena telah selesai, selesai. Semuanya bagus, bagus, bagus,” katanya.

Usai diperiksa, Slamet Marsquoarif mengungkapkan pemeriksaan berjalan dengan lancar.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Karena hanya sinarku lah yang kelak akan mampu menghangatkan dinginnya hatimu.

Penyidik polisi mengajukan sebanyak 57 pertanyaan. Penyidik menanyakan terkait organisasi PA 212 dan juga terait dengan materi ceramah yang disampaikan dari pada tablig akbar dari pada pertengahan Januari lalu di Gladag.

“Saya jawab satu per satu pertanyaan dari penyidik. Pertanyaannya itu mengenai isi tausiah saya di tablig akbar,” kata dia yang didampingi Yusuf Muhammad Martak dan kuasa hukum da-ri TPM.

Kehadirannya dalam acara tablig itu, menurut Slamet karena diundang pihak panitia untuk menjadi salah satu penceramah. Selain itu, kehadirannya dalam tablig akbar itu juga karena kapasitasnya sebagai Ketua Umum PA 212. “Saya menyampaikan hadir atas nama PA 212, atas nama mubalig, ulama dan penceramah yang diundang,” tegasnya.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Kita tidak akan pernah mencapai kesuksesan sejati kecuali kita menyukai apa yang kita kerjakan.

Sedangkan, mengenai adanya pelanggaran dugaan kampanye dalam tablig itu, ia pun dengan tegas mengatakan bahwa apa yang disampaikannya dalam ceramah itu tidak pernah menyampaikan visi dan misi serta program dari salah satu pasangan calon presiden.

“Sehingga kita memberikan catatan terakhir, aku tidak melakukan kampanye daripada acara tersebut. Itu inti dari pembicaraan hari ini,” tegasnya.

3 da-ri 3 halamanStatus Ketum PA 212 Masih Saksi

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif usai menjalani pemeriksaan selama 6 jam di Polresta Solo, Kamis (7/2).(Liputan6com/Fajar Abrori)

Selama pemeriksaan, ia mengaku jika penyidik pula memutarkan sejumlah rekaman video yang berisi kegiatan sesaat tablig akbar. Dalam rekaman itu, Slamet Maarif tak menyebutkan pasangan calon presiden.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Hidup adalah suatu tantangan yang harus dihadapi dan Perjuangan yang harus dimenangkan.

“Tadi diputarkan beberapa rekaman, da-ri maksud kalimat saya dan bukan jauh beda dengan yang saya sampaikan. Aku tidak menyebutkan pasangan calon dalam tausiah saya,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut hari Wibowo mengungkapkan penyidik memeriksa Slamet Marsquoarif dengan lancar.

Dalam pemeriksaan ini, status Ketua Umum PA 212 masih sebagai saksi. “Saat ini, belum ada tersangka & hari ini diperiksa sebagai saksi,” ucap dia.

Selain memeriksa Slamet Marsquoarif, Ribut menyebutkan penyidik daripada hari ini telah memeriksa tiga saksi. Total jumlah saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut mencapai 11 saksi.

“Hasil pemeriksaan inilah yang akan disimpulkan penyidik,” ujarnya.

Kasus tsb berawal ketika Slamet Marsquoarif sebagai Ketua Umum PA 212 mengisi ceramah dalam Tablig Akbar PA 212 Solo Raya di Gladag Solo, Minggu, 13 Januari 2019. Orasinya di hadapan ribuan orang itu dianggap bermuatan kampanye. Alhasil Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Marsquoruf Amin melaporkannya ke Bawaslu Solo.

Bawaslu pun memproses laporan itu dengan memeriksa saksi dan barang bukti.

Bahkan, Slamet Marsquoarif sempat hadir untuk menjalani pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu Solo. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu Solo sesudah berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan dalam Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) bahwa kasus tu masuk ranah pidana pemilu sehingga dilimpahkan ke kepolisian.

Simak video pilihan berikut ini:



Petinggi Persaudaraan Alumni 212 telah bertemu Uztaz Abdul Somad di Palembang. Menurutnya, Somad ngga menyatakan sikap menolak atau menerima.

Somad bahkan bersedia sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto asalkan…