Terinspirasi Bjork, Joko In Berlin Bawakan Musik Unik – berita 2019

Jurnal dunia berita dan trend di Rabu Februari 2019 baca berita “Terinspirasi Bjork, Joko In Berlin Bawakan Musik Unik” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Joko in Berlin (istimewa)

detectifmaya.com, Jakarta Nama group band Joko in Berlin mungkin masih asing di telinga sebagian penikmat musik. Namun, band beranggotakan Mellita Sie (vokal), Kelana Halim (gitar), Fran Rabit (bass), Popo Fauza (Keyboard) dan Aditya Subakti (drum), punya mimpi gede di industri musik Tanah Air.

Sebagai band yang baru berusia dua tahun, Joko in Berlin mengakui terinspirasi dengan penyanyi asal Islandia, Bjork. Karakter musik yang unik & anti-mainstream, turut disuguhkan Joko in Berlin di beberapa karyanya.

“Kalau da-ri segi musik, Joko in Berlin ada empat komposer lagu. Da-ri lagu dasar akan dilempar ke saya, utk diaransemen.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Datang dan pergi seperti angin tidak beraturan dan arah merasakan cinta dalam kehidupan kadang aku bahagia dan juga kadang aku bersedih.

Sesudah itu diaransemen lagi & diisi vokal & band-nya,” kata Popo Fauza.

“Kami memilih aransemen dengan menggabungkan sound era 80-an dan 90-an. Karena kami ingin memadukan musik yang kekinian dengan unsur cinematic dan unik utk generasi milenial,” imbuhnya.

2 da-ri 3 halamanTak Cuma soal Cinta

Joko in Berlin (istimewa)

Di bawah naungan 7 Octave Music Production, Joko in Berlin telah menelurkan beberapa single sepeti “Ballad of Colors”, “3AM” & “Beauteous”.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Mungkin dia tidak sadar bahwa aku itu cemburu dan mungkin juga dia tidak merasa bahwa aku sangat terluka, tidak mendengar bahwa hatiku sedang menangis.

Tema yang diambil pun ngga melulu soal cinta.

“Untuk tema lirik lagunya, Joko in Berlin lebih menuju ke hal sehari-hari yang dilihat da-ri perspektif psikologi. Ada juga berterima kasih dengan anugerah indahnya alam, menghadapi delusi & mimpi,” tutur Popo Fauza.

3 dari 3 halamanNama Unik

Joko in Berlin (istimewa)

Selain itu, Popo Fauza juga menjelaskan rahasia di balik nama unik Joko in Berlin.

Suami Alena Wu ini menggabungkan makna khusus para personelnya dalam satu nama Joko in Berlin.

“Karena Joko merepresentasikan domisili dan background kita sebagai musisi Asia yang berbasis di pulau Jawa. Berlin melambangkan influence scene musik Eropa yang sangat kental di dalam karya-karya kami,” Popo Fauza menjelaskan.

“Kami berharap dapat menghasilkan karya yang original dan relevan dengan hal-hal keseharian, sekaligus yang biasa dialami dalam aktivitas kehidupan,” imbuh Mellita Sie.


Leave a Reply