Izin Habis, Tanito Harum Wajib Kembalikan Lahan Tambang Ke Negara – berita 2019

Berita dan jurnal Kamis Juli 2019 baca berita “Izin Habis, Tanito Harum Wajib Kembalikan Lahan Tambang Ke Negara” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Aktivitas di tambang batu bara di Lubuk Unen, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah. (detectifmaya.com/Yuliardi Hardjo Putro)

detectifmaya.com, Jakarta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, lahan pertambangan batu bara yang sebelumnya dikelolalrm PT Tanito Harum dikembalikan ke negara.

Ini sesudah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) perusahaan tersebut habis sejak 14 Januari 2019.

Direktur Jenderal Mineral & Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, izin penambangan Tanitolrm Harum habis seiring berakhirnya masa PKP2B yang dipegangnya, dengan begitu tidak adalagi kegiatan penambangan batubara yang dilakukan company tersebut.

“Kalau usai dicabut selesai, ya seusai enggak usah kalau-kalaulrm. Ya berhenti (operasinya),” kata Bambang, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Setelah izin operasi pertambangan Tanito Harum habis, maka wilayah kerja pertambangan yang sebelumnya digarap perusahaan tersebut dikembalikan ke negara.

Untuk diketahui, lahan tambanglrm batu bara Tanito Harum terletak di Samarinda, Kalimantan Timur.

lrm”Ya sesuai aturan saja.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Wanita itu unik, mereka ingin kita itu tau bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatakannya.

Kalau lahnnya kalau namannya terminasi ya kembali ke negara,” tutur Bambang.

lrmMenurut Bambang, sampai saat ini perusahaan tambang batu bara tersebut belum mengurus perpanjangan izin dan amandemen PKP2B. Dia pun mengancam bakal mengambil tindakan, jika masih ada kegiatan operasi pertambangan.

“Laporin saja kok susah amat (jika masih tetap beroperasi).lrm Enggak ada kelanjutannya, ya terserah wong mereka yang diem saja, nggak ngapa-ngapain,” tandasnya.

2 da-ri 4 halamanRekomendasi KPK

Pertambangan batu bara di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

(detectifmaya.com/ Abelda Gunawan)

Sebenarnya Tanito Harum telah mendapat perpanjangan izin, tetapi dicabut kembali atas rekomendasi Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK). LrmSeperti diketahui, berdasarkan Undang-Undang No 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, terdapat dua pilihan kelanjutan operasi da-ri PKP2B.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Karena harapan mampu melihat bahwa ada seberkas cahaya dibalik pekatnya kegelapan.

Pertama, sesudah kontrak berakhir, lahan bekas tambang bisa diusulkan ke DPR untuk dijadikan WPN kemudian ditawarkan kembali ke perusahaan.

Hal ini sesuai Pasal 27 & 74 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Mineral Batubara. Kedua, setelah berakhirnya kontrak, lahan tersebut otomatis menjadi WIUPK untuk langsung ditawarkan ke perusahaan.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Ketika seseorang berusaha menjauhi hidupmu, biarkanlah. Kepergian dia hanya membuka pintu bagi seseorang yang lebih baik untuk masuk.

Ketentuan soal WIUPK ini diatur dalam Ketentuan Peralihan Pasal 169 & 171 Undang-Undang Minerba, serta Pasal 112B angka 9 PP 77 Tahun 2014.

Namun hingga kini, pemerintah belum memutuskan opsi mana yang diambil.

Pasalnya, pemerintah masih memproses revisi keenam PP 23 Thn 2010.

3 da-ri 4 halamanAturan Harga Batu Bara Khusus Kelistrikan Kemungkinan Berlanjut di 2020

Tambang batu bara di Kalimantan (Foto: Saeroni detectifmaya.com)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum membahas perpanjangan kebijakan harga batu bara khusus untuk sektor kelistrikan. Saat ini, Kementerian ESDM mematok harga tertinggi batu bara khusus sektor kelistrikan di angka USD 70 per ton.

Direktur Jenderal Mineral & Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, kebijakan patokan harga batu bara tertinggi USD 70 per ton ditetapkan berlaku hingga akhir 2019. Tetapi apakah kebijakan tsb akan diperpanjang untuk tahun berikutnya, Kementerian ESDM belumlrm membahas.

“Aturannya sampai 2019. Utk selanjutnya belum ditetapkan.

Nanti kita lihat,” kata Bambang, di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Namun Bambang memberi sinyal, kebijakan penetapan harga tertinggi batu bara sebesar USD 70 per tonlrm sangat baik kalau diterapkan kedepannya.

Menurutnya, sektor kelistrikan merupakan konsumen potensial yang memberikan kepastian penyerapan batu bara dalam negeri. Hal ini tentu mendorong peningkatan penyerapan batu bara dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO).

“Sekarang harga juga saya tanya ke beberapa perusahaan, sekarang pula bagus, pasokan ke PLN seebsafr USD 70 per ton pula ada semua. Dia kan dapat kontrak PLN luar biasa itu. JAdi PLN adalah user yang cukup potensial,” tuturnya.

Penetapan harga batu bara khusus dengan patokan tertinggi USD 70 per ton untuk listrik nasional, diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No.

1395.K / 30 / MEM / 2018. Hal ini utk melindungi kepentingan masyarakat daya beli & daya saing industrilrm.

4 da-ri 4 halamanSaksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Wawancara Wakil Ketua APBI: Harga Ambrruk, Bisnis Batu Bara RI Kian Terpukul