Pemprov DKI Bagikan Daging Kurban Olahan, Ketua PBNU: Boleh Saja, Tapi… – berita 2019

Info terbaru Selasa Agustus 2019 baca berita “Pemprov DKI Bagikan Daging Kurban Olahan, Ketua PBNU: Boleh Saja, Tapi…“, Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Orang Yg Bertugas Dinas Peternakan & Pertanian memeriksa selaput lendir sapi kurban yang dijual di Mall Hewan Kurban H. Doni, Depok, Jawa Barat, Monday/senin (29/7/2019).

Pemeriksaan guna menjamin kelayakan & kesehatan medis hewan kurban untuk dikonsumsi daripada Idul Adha mendatang. (detectifmaya.com/Immanuel Antonius)

detectifmaya.com, Ibukota Indonesia Pemerintah Provinsi DKI Ibukota Indonesia akan membagikan daging kurban dalam bentuk masakan, hasil olahan para chef hotel berbintang. Ketua Pengurus Gede Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud mengatakan, dalam Islam, ngak ada larangan membagikan daging kurban dalam bentuk olahan.

“Boleh-boleh saja,” kata Marsudi Syuhud saat dihubungi detectifmaya.com, Jakarta, Akhir Pekan/sabtu (10/8/2019).

Dia mengatakan pendistribusian daging kurban dalam bentuk daging olahan pula diterapkan di Arab Saudi. Namun, ada catatan khusus di Arab Saudi.

Menurut dia, di Arab Saudi jumlah daging kurban berlimpah, sehingga kesulitan saat membagikannya. Mereka pun membagikannya ke negara-negara tetangga.

“Ibaratnya di sana lebih barnyak dagingnya pada yang konsumsi kan, ketika di situ menumpuk daging lebih dari satu dan dibuatlah dendeng misalnya dengan tujuan tetap dibagikan ke fakir miskin yang lokasinya jauh agar bukan busuk,” tutur Marsudi.

Sementara di DKI Jakarta, lanjut dia, kasusnya berbeda da-ri di Arab Saudi. Sebab, jumlah masyarakat miskin masih banyak. Dia menyebut akan lebih baik daging tetap dibagikan dalam bentuk fresh untuk diolah sendiri.

“Ya jikalau memang di Ibukota Indonesia ada kesusahan (membagikan daging) seperti di Saudi tidak apa-apa, tetapi kan lebih baik yang fresh,” ucap Marsudi.

Meski ada berbagai cara pembagian daging kurban, Marsudi mengatakan inti dari ibadah kurban merupakan ibadah sosial untuk membantu warga miskin. “Yang penting utk membantu orang yang sangat mmebutuhkan,” tandasnya.

2 da-ri 3 halamanKebijakan Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan saat peresmian Air Siap Minum di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Tuesday/selasa (30/4/2019).

Fasilitas air siap minum itu diharapkan memberi rasa kenyamanan bagi setiap masyarakat yang memerlukan kebutuhan air minum. (detectifmaya.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan ada yang istimewa dari-pada penyelenggaraan Dapur Kurban tahun ini. Apabila thn sebelumnya dibagikan mentah, thn ini daging kurban dibagikan matang kepada warga.

Tak tanggung-tanggung, DKI menggandeng chef hotel berbintang.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Satu hal penting dalam cinta, jangan berikan ruang di hatimu pada seseorang yg bahkan tak berusaha tuk tinggal di dalamnya.

“Dapur Kurban ini dikhususkan bagi warga di perkampungan kumuh dan masyarakat ngak mampu lainnya dengan memberikan bukan lagi daging qurban mentah. Nantinya hidangan daging olahan bergizi siap santap yang diolah oleh Para Chef Hotel Bintang 5 serta prosesnya mengikuti standar yang ditentukan dari Asosiasi Profesi Kemanan Pangan Indonesia,” kata Anies di Balai Kota/city Jakarta, Friday/jumat 9 Agustus 2019.

Anies mengaku, ada alasan tersendiri menggandeng para chef tersebut. Selain sudah berpengalaman dalam pengolahan masakan, diharapkan program ini dapat membawa pengalaman istimewa bagi para penerima daging kurban agar mereka merasakan cita rasa masakan hotel berbintang.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Jangan pernah anda menggunjingkan orang lain, karena akan lebih baik mulai untuk merencanakan dan melakukan apa yang menjadi tujuan anda.

“Biasanya chef-chef ini hasil racikannya bukan diragukan nikmatnya dan mungkin hanya dinikmati kalangan atas. Namun kini, chefnya da-ri hotel berbintang tetapi yang merasakan saudara kita kondisi sosial ekonominya yang di bawah,” ujar Anies.

3 dari 3 halamanSaksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Adanya larangan penggunaan plastik sesaat pembagian hewan kurban oleh Pemprov DKI Ibukota Indonesia membuat permintaan besek di Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur meningkat.