4 Kebenaran Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga Di Banten – berita 2019


Samin, pembunuh satu keluarga di Banten mengakui menyesal dan meminta maaf. (detectifmaya.com/Yandhi Deslatama)

detectifmaya.com, Jakarta Kasus pembunuhan satu keluarga di Serang, Banten semenjak terkuak.

Pelakunya bernama Samin (29). Dia diringkus di kampung halamannya, Lampung, Senin, 19 Agustus 2019.

Terungkapnya Samin sebagai pelaku pembunuhan Rustiandi (33) & putranya berawal dari kesaksian istri terduga pelaku.

Kasus pembunuhan terhadap satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Tuesday/selasa 13 Agustus 2019.

Warga menemukan Rustiandi dan putranya tewas, sementara sang istri selamat meski mengalami luka parah.

Dari keterangan istri korban, pelaku berjumlah dua orang & mengenakan topeng kupluk.

Perburuan ke pada para pelaku pun dilakukan.

Berikut deretan kenyataan terbaru da-ri kasus pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Banten:

2 da-ri 6 halaman1. Pelaku Berprofesi sebagai Buruh Serabutan

Rumah korban pembataian satu keluarga di Banten diberi garis polisi. Polisi mengiyakan telah mengantongi nama-nama yang diduga kuat terlibat dalam pembunuhan tersebut. (Liputan6.con/ Yandhi Deslatama)

Perburuan aparat kepolisian Kota Serang dan Polda Banten selama sepekan terhadap pelaku pembunuhan keluarga Rustandi membuahkan hasil.

Tersangka bernama Samin (29), seorang buruh serabutan. Dia diringkus polisi di tempat persembunyiannya di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dari-pada Selasa pagi, 20 Agustus 2019, sekitar pukul 07.00 WIB.

“Tim Resmob Polda Banten dengan Satreskrim Polres Serang Kota menangkap satu orang yang diduga kuat, pembunuhan satu keluarga atas nama Samin (29). Setelah kejadian pelaku kabur ke Lampung, di Kabupaten Tulang Bawang,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardy, sesaat konferensi pers di Mapolda Banten, Selasa, 20 Agustus 2019.

3 da-ri 6 halaman2. Berawal da-ri Kasus Pencurian

Satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten, menjadi korban pembunuhan.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Datang dan pergi seperti angin tidak beraturan dan arah merasakan cinta dalam kehidupan kadang ku bahagia kadang ku bersedih.

(Yandhi Deslatama/ detectifmaya.com)

Kepada polisi Samin mengaku, sebelum menghabisi nyawa Rustiandi dan putranya, dia menyambangi rumah korban dalam pengaruh minuman keras. Saat tengah dalam perjalanan pulang dengan sepeda motor, pelaku memandang rumah Rustiandi bukan tertutup rapat.

Karena desakan ekonomi sebagai kuli bangunan yang dibayar Rp 50 ribu per hari, niat jahatnya utk mencuri muncul.

Sebelum masuk ke dalam rumah korban, Samin mengambil balok & patok kayu da-ri pekarangan rumah Rustiandi yang memang belum dipagar dan dalam tahap pembangunan.

Dia pun melongok kemudian masuk ke rumah korban & melihat ada HP tergeletak di depan televisi di ruang keluarga.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Aku ingin meraih kembali cintamu menjadi kenyataan. Saat diriku dalam siksaan cinta, dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkan aku.

Lokasi itu menjadi tempat tidur Rustiandi, Siti Sadiyah & anaknya A (4).

Satu buah HP berhasil dikantongi Samin. Tapi saat akan keluar rumah korban, secara tidak sengaja kaki pelaku tersangkut kabel sound tape. Sound itu jatuh ke lantai dan mengagetkan korban. Rustiandi tersadar da-ri tidurnya & melihat pelaku yang mengenakan masker mencuri di rumahnya.

Di bawah pengaruh alkohol, Samin menghantamkan balok kayu ke kepala dan dada Rustiandi. Dia terkapar tak bernyawa.

4 da-ri 6 halaman3. Kabur ke Lampung

Ilustrasi Pembunuhan dengan Senjata Tajam (iStockphoto)

Samin adalah tetangga kampung dengan korban. Sudah membunuh, Samin pulang ke rumah orang tuanya di Tulang Bawang, Lampung, pada Rabu 14 Agustus 2019, sekitar pukul 16.00 WIB.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Saat jarak memisahkan, satu yang harus kamu ketahui. Akan aku jaga cinta ini ununtukmu.

Pelaku pembunuhan satu keluarga di Banten itu menyeberang da-ri Pelabuhan Merak, di Kota/city Cilegon, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dia mengajak serta teman kerjanya berinisial JS.

“Pelaku berangkat ke tempat kerja & meminjam uang Rp 300 ribu ke rekan kerjanya. Pelaku pergi ke rumah keluarganya di Lampung,” jelas Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Edy Sumardi.

Di perjalanan, Samin bercerita ke JS kalau telah membunuh orang. Namun, JS tidak mempercayainya dan menganggap sebuah gurauan.

“Di perjalanan pelaku bercerita ke JS bila habis membunuh orang. Namun JS tak percaya.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergian mu dan caraku tersenyum, saat menatap indah wajahmu.

JS hanya bersama pelaku sampai di Bakauheni. Pelaku melanjutkan ke kampung halamannya. JS esoknya kembali lagi ke Banten,” tambah Kombespol Edy.

5 dari 6 halaman4. Ditangkapnya Samin Berawal da-ri Laporan Istrinya

Ilustrasi Pembunuhan dengan Senjata Tajam (iStockphoto)

Korban, Rustiandi (33) dengan pelaku Samin (29), ngga saling mengenal, meski keduanya sama-sama bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten.

“Pelaku meninggalkan rumah korban dengan membawa Hp korban. Pelaku ini bertetangga kampung,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Edy Sumardy, sesaat menggelar konferensi pers di Mapolda Banten.

Saat pulang, Samin mendobrak pintu rumahnya sendiri. Istrinya beranjak curiga saat melihat kondisi suaminya bersimbah darah, kemudian mencuci sendiri pakaiannya di kamar mandi.

“Asal muasal kami medapatkan keterangan dari istri tersangka, istri melihat suami ke kamar mandi dan melihat mencuci pakaian. Istri masuk ke kamar mandi & mencium bau amis (darah) dari pakaian yang dicuci,” kata Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP Ivan Adhittira, dalam konferensi pers di Mapolda Banten, Kota Serang, Selasa, 20 Agustus 2019.

Paginya di ha-ri yang sama, tersangka lalu izin berangkat kerja kepada sang istri. Istri yang melihat keanehan dari-pada diri suaminya menyusul ke lokasi kerja kuli bangunan suaminya yang tak jauh dari rumah.

Dia bertanya ke teman kerjanya & dijawab oleh sesama tukang bangunan, jikalau Samin menjaminkan motornya untuk meminjam uang Rp 300 ribu ke temannya berinisial JS utk pulang kampung ke Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

(Reinaldi Hasan)

6 da-ri 6 halamanSaksikan video pilihan di bawah ini:


Tersangka diringkus polisi di lokasi persembunyiannya di Lampung.