5 Peristiwa Noktah Hitam Dalam Sejarah Inggris, Fakta Atau Konspirasi? – berita 2019


Ilustrasi (iStock)

detectifmaya.com, Ibukota Indonesia Setiap bangsa punya noktah hitam dalam catatan sejarahnya masing-masing.

Beberapa dengan terbuka mengakuinya, & berkomitmen utk berbenah agar catatan buruk itu ngga terulang di masa depan.

Sementara, ada bang-sa yang sengaja menutup-nutupi noktah hitam tsb dengan berbagai justifikasi. Mereka beralasan, pengungkapan bakal berujung dari pada konsekuensi yang jauh lebih besar.

Inggris ialah salah satunya. Berikut, lima dugaan catatan kelam nyaris konspiratif dalam sejarah Inggris, sepeti dikutip da-ri berbagai sumber, Hari Minggu (8/9/2019).

2 da-ri 6 halaman1. Kurator Seni Ratu Diekspos sebagai Mata-Mata Soviet

Ratu Elizabeth II saat di Royal Ascot.

(Daniel LEAL-OLIVAS / AFP)

Cambridge Five, kelompok lima mata-mata Uni Soviet, menyusup ke eselon tertinggi masyarakat Inggris medio 1960-an, atau daripada era panas Perang Dingin.

Setelah tiga anggota pertama melarikan diri ke Moskow utk menghindari penangkapan, spekulasii mengelilingi identitas “orang keempat” yang masih gelap, yang tetap menjadi misteri sepanjang thn 60an dan 70an.

Namun, Inggris berhasil menangkapnya daripada 1964, yang tak lain ada Sir Anthony Blunt, seorang sejarawan seni terkenal yang mengelola koleksi seni Ratu Elizabeth II pemimpin monarki Inggris.

Akan tetapi, konspirasi menyeruak.

Pemerintah dikabarkan gagal menuntutnya, & terus memperbolehkannya untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai kurator seni. Hingga, statusnya diketahui publik pada tahun 1979.

Blunt diekspos dari Margaret Thatcher dari-pada 1979 setelah dia dengan bodohnya mencoba menuntut penulis buku yang mengisyaratkan identitasnya. Dia dilucuti da-ri gelar kebangsawanannya (Sir) & dipaksa untuk pensiun da-ri dinas kerajaan dengan memalukan, yang mungkin lebih meyakinkan bila Ratu & setengah kelas atas ngak mengetahui segalanya selama 15 thn sebelumnya.

Intelijen Inggris sebenarnya telah mencoba untuk menutupi semuanya mulai awal, tampaknya karena rasa malu mengingat betapa terhubungnya mereka semua dengan baik.

(Kim Philby, orang ketiga da-ri Cambridge Five, hampir menjadi kepala MI6, badan intelijen luar negeri Inggris).

Ketika dua anggota pertama Cambridge Five melarikan diri, MI5 (badan intelijen domestik Inggris) meminta teman-teman mereka utk menulis dan memohon agar mereka tidak menimbulkan kecanggungan dengan mencoba pulang.

Para mentri penting Kantor Luar Negeri menyimpulkan bahwa “untuk menghindari rasa malu, jalan terbaik merupakan membiarkan [Philby] pergi,” sementara para diplomat diberitahu untuk tidak mengatakan apa pun ke pada Amerika untuk menghindari “keributan di AS.”

Orang kelima, John Cairncross, tidak dituntut sama sekali karena saudara lelakinya ialah kepala ekonom dan pemerintah tidak ingin dia dinyatakan sebagai “seseorang yang saudara lelakinya adalah mata-mata komunis,” demikian sepeti dikutip da-ri the Guardian.

3 dari 6 halaman2. Uji Coba Senjata Kimia Mematikan daripada Tentara Sendiri

Berbagai varian masker gas pada Perang Dunia I, salah satu fungsinya adalah meminimalisir efek senjata kimia gas klorin. (Agence Rol / Wikimedia / Public Domain)

Pada tahun 1953, Angkatan Udara Inggris (RAF) meminta prajurit untuk mengambil bagian dalam sebuah tes, yang seharusnya menemukan obat utk flu biasa.

Namun, itu diduga bohong mereka justru ingin menguji efek gas saraf.

Insinyur RAF Ronald Maddison mengajukan diri dan diberi dosis 200 miligram gas saraf sarin, hanya utk segera mati dalam penderitaan.

Kematiannya ditutup-tutupi, & keluarganya yang berduka diberi tahu bahwa mereka bakal dituntut & dipenjara bila mereka pernah memberi paham siapa pun bahwa ia turut serta serta dalam tes.

Kisah nyata tak sepenuhnya muncul sampai tahun 2000-an, the Telegraph melaporkan.

Namun, itu hanya satu da-ri sejumlah uji senjata kimia yang dilakukan oleh RAF, beberapa di antaranya melibatkan pembuangan zink cadmium sulfida ke daerah-daerah berpenduduk. (Zat kimia itu kemudian diyakini bukan berbahaya tetapi sekarang dicurigai sebagai karsinogen atau memicu kanker).

4 da-ri 6 halaman3. Rencana Membom Kapal Pengungsi Yahudi Usai Holocaust

SS Exodus daripada 1947 (Frank Scherschel / Wikimedia Commons)

Setelah Perang Dunia II, lebih dari satu korban Holocaust bermimpi bermigrasi ke Israel. Tetapi ada sekedar masalah, karena Israel belum benar-benar ada. Apa yang ada merupakan koloni Inggris Mandatory Palestine, dan Inggris bertekad untuk mencegah imigrasi Yahudi lagi di sana.

Tidak puas dengan pilihan yang disukai Inggris (tinggal di kamp-kamp pengungsi utk masa yang akan datang), banyak korban Holocaust menjadi imigran ilegal. Dan saat itulah pengeboman dimulai.

Bertekad utk menghentikan aliran pengungsi da-ri Eropa, MI6 Inggris membentuk kelompok teroris palsu yang disebut “Pembela Arab Palestina (Defenders Of Arab Palestine)” & mulai meledakkan kapal-kapal dengan ranjau, demikian seperti dikutip dari the Daily Beast.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Ketika seseorang yang sangat kamu percaya mendustaimu, ketahuilah bahwa kamu tengah belajar ununtuk lebih percaya pada dirimu sendiri.

Pada thn 1947, “Pembela” membom lima kapal di pelabuhan Italia. Mereka memastikan semua kapal kosong sebelum melancarkan aksinya.

MI6 pula ingin untuk menghentikan SS Exodus, yang berangkat dari Prancis. Namun, utk alasan politik, Inggris gugup meledakkan sebuah kapal di Prancis (sekutu London), jadi MI6 menyarankan menggunakan bom kala itu yang akan meledak tiga atau empat ha-ri setelah ditanam.

Ini berarti bahwa mereka ngga akan paham apakah ada orang di kapal ketika bom meledak.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Kebahagian tidak diukur dari seberapa banyak yang dimiliki, tetapi dari perasaan mensyukuri apa yang dimiliki.

Untungnya, pemerintah Inggris mengambil pendekatan yang tidak terlalu keras, dengan memerintahkan angkatan laut untuk menyergap Exodus, menewaskan tiga penumpang (satu di antaranya dipukuli hingga mati). Penumpang yang tersisa berlayar ke Jerman.

Di sana, mereka dipaksa turun da-ri kapal dan dibuang ke kamp-kamp yang dijaga, menyulut kembali rasa trauma bagi para penyintas Holocaust.

5 da-ri 6 halaman4. Membeli Sungai Nil demi Menguasai Terusan Suez

Pasukan Mesir menyeberangi Terusan Suez dari pada Perang Yom Kippur 1973 melawan Israel. Sebagai jalur strategis, Terusan Suez sempat diperebutkan sejumlah bangsa (Wikimedia Commons)

Pada thn 1956, Inggris berencana utk mendapatkan kembali kendali atas Terusan Suez, yang kala itu baru dinasionalisasi oleh Mesir.

Sebagai alternatif invasi, militer Inggris membuat rencana utk memotong Sungai Nil sebelum memasuki Mesir, menghancurkan negara itu.

Rencana tersebut menyerukan pembangunan bendungan besar di Uganda.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu seperti saat dulu dan kau bisikan kata ‘aku cinta padamu’ aku merindukannya

Ini bakal memotong 87,5 persen air di sungai terpanjang di dunia sampai orang Mesir setuju untuk mengembalikan kanal demikian seperti dikutip da-ri buku karya Terje Oestigard “Land and Hydropolitics in the Nile River Basing: Challengers and new Investments.”

Rencana itu dipertimbangkan serius dari kabinet Inggris. Tetapi akhirnya ditinggalkan karena akan memakan wa`ktu terlalu lama & membahayakan Uganda.

Belum lagi, lebih dari satu negara yang dilewati sungai Nil sebelum sampai ke Mesir.

Mereka menyimpan ide itu sementara, sebagai alat propaganda untuk digunakan melawan para petani Mesir, yang tampaknya ngak terlalu terintimidasi.

6 da-ri 6 halaman5. Operation Legacy

Seorang wanita memegang bendera Inggris ketika para demonstran beristirahat di sepanjang jalan utama dekat Gedung Dewan Legislatif sesaat menggelar protes terkait RUU Ekstradisi di Hong Kong, Monday/senin (17/6/2019). (AP Photo/Vincent Yu)

Ketika Kerajaan Inggris berakhir daripada tahun 50-an dan 60-an, pemerintah Inggris meluncurkan Operation Legacy, sebuah program besar di seluruh dinas rahasia utk menghancurkan bukti yang akan melemparkan nama kerajaan dalam noktah hitam yang buruk.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Datang dan pergi seperti angin tidak beraturan dan arah merasakan cinta dalam kehidupan kadang aku bahagia dan juga kadang aku bersedih.

Instruksi yang dikirim da-ri London memerintahkan pembersihan lengkap dokumen apa pun yang “dapat mempermalukan pemerintah Yang Mulia.”

Ada fokus khusus daripada dokumen-dokumen “yang menunjukkan prasangka rasial atau bias agama di pihak pemerintah Yang Mulia.”

Perintah yang sama itu menyebutkan bahwa pembersihan itu mesti dilakukan oleh “perwira Inggris keturunan Eropa saja,” meskipun beberapa dokumen yang lebih rendah dapat dihancurkan dari pejabat dari “Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan atau Kanada.”

Orang-orang non-kulit putih tidak diizinkan utk menyaksikan apa pun yang berkaitan dengan Operasi Legacy.

Tidak jelas apa yang ada dalam dokumen-dokumen itu, namun pemerintah Inggris ingin mereka dihapus dari planet ini.

Perintah menuntut agar mereka “direduksi menjadi abu dan abunya dihancurkan,” demikian seperti dikutip da-ri the Guardian.

Mereka pula bisa dilempar ke laut selama mereka “dikemas dalam peti berbobot dan dibuang di air yang sangat dalam dan bebas arus pada jarak maksimum yang bisa dilakukan da-ri pantai.”

Dokumen palsu dibuat utk menggantikan mereka bila memungkinkan, tapi yang penting dari semua itu ialah agar semuanya menghilang.

Ini merupakan operasi besar: Lima truk penuh dokumen dibuang ke tungku pembakaran angkatan laut di Singapura daripada Agustus 1957.

Dokumen yang kurang sensitif dikirim ke Inggris & disimpan di belakang pagar kawat berduri di fasilitas rahasia. Keberadaan dokumen-dokumen ini baru terungkap pada tahun 2012, di mana hingga sesaat ini, sejarawan sedang dalam proses bekerja meninjau seluruhnya.

Artikel berita dan berbagai info terupdate kami sajikan di sini detectifmaya.com secara langsung dari sumber yang terpercaya.

keyword terindex diartikel ini : 5,peristiwa,noktah,hitam,dalam,sejarah,inggris,,fakta,atau,konspirasi?, inggris, daripada, pemerintah, halaman, dokumen