Ketua Umum The Jakmania Minta Manajemen Persija Lebih Terbuka – berita 2020


CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, berbincang bersama Ketua Umum PP The Jakmania, Ferry Indrasjarief di Kantor Persija, Monday/senin (8/7/2019). (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Ibukota Indonesia Aktivitas transfer Persija Ibukota Indonesia yang cenderung pasif dalam satu pekan terakhir disoroti dari Ketua The Jakmania, Tauhid Indrasjarief.

Ia meminta Macan Kemayoran agar lebih terbuka.

Sebelum pergantian tahun, Persija Ibukota Indonesia gencar mendatangkan pemain. Dua wajah lokal, Alfath Faathier & Otavio Dutra merapat. Tim berjulukan Macan Kemayoran itu juga telah memastikan ngga memperpanjang kontrak pelatih Edson Tavares.

Menjadi masalah karena Persija Ibukota Indonesia tiba-tiba bergerak lambat dan tidak kunjung mengumumkan pengganti Tavares.

“Itu permasalahkan klasik sepak bola Indonesia se-cara menyeluruh. Yang pertama, PSSI belum membuat schedule kompetisi.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Satu hal penting dalam cinta, jangan berikan ruang di hatimu pada seseorang yg bahkan tak berusaha tuk tinggal di dalamnya.

Harusnya PSSI seusai jelas jadwalnya kapan. Jadi bisa menjadi tolok ukur,” ujar Bung Ferry ketika dihubungi Bola.com.

“Kedua, mungkin manajemen Persija Jakarta pasti usai tahu jadwal. Tapi, suporter tidak tahu.

Manajemen harusnya lebih terbuka bahwa kompetisi harusnya digelar kapan. Kalau sudah ada skedul kompetisi dan jadwal latihan, seharusnya tim seusai terbentuk. Jika ini belum terbentuk,” tutur Bung Ferry.

2 dari 2 halamanSempat Dengar Pengajuan Nama Manajemen

(Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bung Ferry sempat mendengar nama-nama yang akan didatangkan Persija Jakarta dari presiden klub, Ferry Paulus. Seiring berjalannya waktu, manajemen Macan Kemayoran malah tertutup.

“Pak Ferry sempat mengajukan lebih dari satu nama. Aku tidak berani sebutkan karena belum pasti,” imbuh Bung Ferry.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Aku sangat menyukai kebersamaan karena kebersamaan mengajarkan kita tentang suka dan duka di lalui bersama

“Kalau memandang materi pemain yang disodorkan, menjanjikan.

Tapi, yang penting itu perkembangannya. Jadi ini yang saya sayangkan. Sebetulnya ada keterbukaan dengan suporter lebih bagus karena ini bukan era sembunyi-sembunyi. Eranya terbuka.

Jadi ngga ada salahnya jikalau ada perkembangan diinformasikan.”

“Jangan tiba-tiba tengah malam keluar ada berita, Persija Jakarta mengumumkan pemain baru. Itu ngak bagus. Unsur kejutannya ada namun kalau saya bilang ngga bisa memelihara ikatan emosional antara suporter dengan klubnya,” tutur pria yang pernah menjabat asisten manajer Persija Jakarta itu.



Berita video 5 duet tersubur di Liga 1 2019.