Dicari Peternak Ayam Di NTT, Kamu Berminat? – berita 2020

Info terbaru Kamis Februari 2020 baca berita “Dicari Peternak Ayam Di NTT, Kamu Berminat?“, Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Ilustrasi ayam. (iStockphoto)

detectifmaya.com, Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi yang sangat mumpuni untuk pengembangan ternak ayam guna memenuhi kebutuhan daging & telur di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini.

Namun, tampaknya bukan ada keberanian da-ri penduduk setempat untuk melakukan usaha di bidang peternakan ayam.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dany Suhandi di Kupang, mengemukakan bahwa daerah itu masih sangat potensial utk mengembangkan usaha peternakan ayam, untuk memenuhi kebutuhan telur dan daging serta bibit.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Hanya karena pernah terluka, tak berati kamu harus takut mencinta. Ada seseorang yg tepat untukmu di luar sana.

“Untuk usaha peternakan ayam masih sangat potensial, karena kebutuhan telur maupun bibit ayam utk NTT, sebagian gede masih didatangkan da-ri luar,” katanya, dilansir Antara, Rabu, 5 Februari 2020.

Menurut dia, kebutuhan day old chicken (DOC) atau ayam berumur satu hari untuk seluruh NTT saja, baik untuk Flores, Sumba & Timor setiap tahunnya mencapai 19,3 juta ekor, sedang kebutuhan telur mencapai 7.500 ton atau sekitar 130 juta butir telur.

“Kalau 1 kilogram ada 15 sampai 16 butir, maka kita membutuhi sekitar 130 juta butir per thn atau sekitar 299 ribu butir telur per hari yang harus kita sediakan utk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya menjelaskan.

Mengenai produksi lokal, dia mengatakan, saat ini produksi telur lokal hanya bisa memenuhi kurang lebih 70-80 ribu butir.

“Jadi praktis pemasukan telur da-ri luar utk memenuhi kebutuhan saja sekitar 199 ribu butir per hari,” katanya dan menambahkan pihaknya terus berupaya mendorong pengusaha untuk mengembangkan usaha di wilayah itu.

Akhmad Mundzirul Awwal/PNJ.

2 dari 2 halamanSimak Video Pilihan Berikut:


Ratusan ayam milik peternak di Jombang, Jawa Timur mati mendadak, Thursday/kamis (31/10/2019 ) siang. Diduga ayam bukan kuat bertahan dengan suhu panas ekstrem.