Jelang WNI Wuhan Di Natuna Pulang, Khofifah Minta Warga Tak Khawatir – berita 2020

Info di Sabtu Februari 2020 baca berita “Jelang WNI Wuhan Di Natuna Pulang, Khofifah Minta Warga Tak Khawatir” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sesaat rapat koordinasi Program Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kota Batu (detectifmaya.com/Zainul Arifin)

detectifmaya.com, Surabaya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat Jatim tidak perlu khawatir berlebihan dalam merespons kepulangan WNI asal Wuhan, China yang telah menjalani observasi selama 14 ha-ri di Natuna, Kepulauan Riau.

“Kami memastikan seluruh WNI tersebut dalam kondisi sehat,” kata Khofifah, Jumat (14/2/2020) .

Khofifah mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara berkelanjutan berkoordinasi dengan tim Kementerian Kesehatan sampai proses pemulangan seluruh warga asal Jawa Timur tersebut.

“Kami akan kawal betul proses pemulangannya. Memastikan ke 65 orang tsb bisa kembali sehat dan kembali berkumpul dengan keluarganya. Kepulangan mereka sudah ditunggu-tunggu keluarga,” kata dia.

Dari 238 WNI yang dibawa pulang da-ri Wuhan, China 65 di antaranya berasal da-ri Jawa Timur. Rinciannya da-ri Sidoarjo 3 orang, Surabaya 34 orang, Tuban 1 orang, Banyuwangi 1 orang, Bojonegoro 1 orang, Bondowoso 1 orang, Gresik 1 orang, Jember 1 orang, Kediri 4 orang, Lamongan 2 orang, Lumajang 4 orang, Malang 7 orang, Pamekasan 1 orang, Ponorogo 1 orang, & Probolinggo 3 orang.

“Kementerian Kesehatan seusai melakukan observasi selama 14 ha-ri dan ngga ada satupun da-ri mereka yang menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Jangan takut akan perubahan. Kita mungkin kehilangan sesuatu yang baik, namun kita akan peroleh sesuatu yang lebih baik lagi.

Mereka mengantongi surat keterangan sehat dari Kemenkes, jadi tak perlu hawatir,” terangnya.

Meski demikian, Khofifah tetap mengingatkan agar seluruh masyarakat tetap waspada terhadap ancaman penularan virus Corona tsb dengan terus menerapkan pola hidup bersih & sehat (PHBS).

Khofifah juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menganggap sepele jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala layaknya mereka yang terinfeksi virus Corona.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Wanita itu unik, mereka ingin kita itu tau bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatakannya.

“Kalau ada anggota keluarga yang panas tinggi, batuk, serta sesak napas, agar segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat dan melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. Pemprov Jatim menyiapkan tiga rumah sakit untuk memberikan layanan terkait ini yaitu RS dr Soetomo Surabaya, RS. Dr Syaiful Anwar Malang, & RS dr Soedono Madiun, ” imbuh Khofifah.

2 da-ri 3 halamanAksi Pencegahan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program Millenial Job Center/MJC, East Java Super Coridor/EJSC, dan Big Data di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (27/05/2019) sore. (detectifmaya.com/Dian Kurniawan)

Khofifah menambahkan, Pemprov Jawa Timur telah melakukan serangkaian tindakan pencegahan masuknya virus Corona ke Jawa Timur di sejumlah pintu masuk.

“Antisipasi seusai dilaksanakan sejak awal Januari dengan melakukan langkah-langkah seperti memasang Body Thermal Scanner di setiap pintu masuk kedatangan Luar Negeri, dan menyiapkan tim kesehatan yang akan memeriksa kondisi fisik dari orang yang terdeteksi demam.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Cinta adalah ketika kebahagiaan orang lain lebih penting dibandingkan kesenangan kita.

Bagi orang yang terdeteksi demam dan batuk atau sesak bakal dilakukan pengawasan di ruang isolasi Rumah Sakit,” papar Khofifah.

Sedangkan bagi orang yang tidak terdeteksi demam juga telah diberi HAC (Health Allert Cards) atau kartu Kewaspadaan kesehatan.

Pemprov juga menyiapkan rumah sakit guna keperluan isolasi pasien dengan pengawasan yaitu RSUD dr Soetomo Surabaya, RSUP dr Soedono Madiun, dan RSUD Saiful Anwar Malang.

Pemprov, tambah Khofifah, juga telah berkoordinasi dengan Dinkes Kab/Kota untuk ikut memantau kesehatan orang-orang yang datang da-ri negara terjangkit/ yang membawa HAC.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran terkait. Tergolong dengan Kementerian Kesehatan & Kementerian Luar Negeri.

Alhmadulillah, hingga saat ini belum ada ditemukan pasien yang terdeteksi terjangkit virus corona,” imbuh Khofifah.

3 dari 3 halamanSaksikan video pilihan di bawah ini:


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan 12 mahasiswa asal Jawa Timur di Wuhan, China berada di tempat aman, & tidak terjangkit virus korona.