Kasus Corona Covid-19 Tersebar Rata Di Malang Raya – berita 2020

Info terupdate Rabu Maret 2020 baca berita “Kasus Corona Covid-19 Tersebar Rata Di Malang Raya” Media berita terbaru dan terupdate detectifmaya.com

Orang Yg Bertugas Satgas Covid-19 Kota Malang bersiap menyemprotkan disinfektan.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Ketulusan cinta hanya dapat dirasakan mereka yang benar-benar mempunyai hati tulus dalam cinta.

Kasus virus corona baru ini tersebar rata di wilayah Malang Raya (detectifmaya.com/Zainul Arifin)

detectifmaya.com, Malang Sebaran kasus corona Covid-19 di wilayah Malang Raya hampir merata. Situasi darurat ini menuntut tiga pemerintah daerah di wilayah ini meningkatkan kesiapannya. Apalagi berbagai fasilitas layanan maupun perlengkapan medis masih sangat terbatas.

Sampai dengan Selasa, 24 Maret 2020 malam tercatat ada 6 kasus positif corona Covid-19 di Malang Raya.

Rinciannya, 4 kasus (1 meninggal dunia) di Kabupaten Malang dan 2 kasus (1 seusai sembuh) di Kota/city Malang.

Belum lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang belum keluar hasil uji laboratoriumnya, maupun Orang Dalam Pantauan (ODP). Di Kota Malang ada 5 PDP & 111 ODP. Di Kabupaten Malang ada 8 PDP & 17 ODP.

Sementara di Kota/city Batu ada 40 ODP.

Sudah ada rumah sakit rujukan baik yang ditetapkan Pemprov Jawa Timur maupun Kementerian Kesehatan. Tapi jumlah ruang layanan dan alat pelindung diri untuk tenaga medis masih terbatas. Bukan sedikit tenaga medis khawatir menangani pasien Covid-19 ini.

“Semula ada tenaga medis di salah satu rumah sakit di wilayah kami yang panik.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Tanda-tanda cinta adalah ketika anda merasa bahwa kebahagiaan orang tersebut lebih penting daripada kebahagiaanmu sendiri.

Setelah diberi pengarahan, akhirnya mereka bisa tenang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo di Malang, Selasa, 24 Maret 2020.

Di Kabupaten Malang ada tiga rumah sakit rujukan penanganan corona Covid-19 dengan fasilitas terbatas.

Di RSUD Kanjuruhan Kepanjen terdapat 5 lokasi isolasi. Di sini usai merawat 3 pasien positif Covid-19.

Berikutnya di RS Wafa Husada Kepanjen ada 2 kamar isolasi dan terakhir di RS Prima Husada Singasari yang masih disurvei kesiapannya. Pemkab Malang sedang berkomunikasi dengan RS UMM agar bisa turut membantu penanganan corona Covid-19.

“Kami sudah berkomunikasi dengan rumah sakit rujukan yang terletak di Kota Malang. Semoga tidak ada lonjakan pasien,” tutur Arbani.

2 da-ri 3 halamanLayanan Medis Terbatas

Orang Yg Bertugas medis di Kabupaten Malang menggunakan ADP memanfaatkan jas hujan utk penanganan corona Covid-19 (Dinkes Kabupaten Malang)

Pemrov Jawa Timur menetapkan tiga rumah sakit rujukan di Kota Malang.

Yaitu RST Soepraoen terdapat 30 ruang isolasi, RS Panti Waluya Sawahan serta RS Lavallete. Ketiganya sedang merawat beberapa PDP.

Serta RS Saiful Anwar Malang sebagai pusat penanganan corona Covid-19. Di sini terdapat 54 ruang isolasi dan sedang merawat seorang pasien positif asal Kota Malang. Rumah sakit ini pula melayani pasien da-ri daerah luar Malang Raya.

“Rumah sakit di Kabupaten Malang memang terbatas, maka ini di wajibkan melibatkan semua rumah sakit di Malang Raya,” ujar Arbani.

Keterbatasan pusat layanan medis itu berbanding lurus dengan minimnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Petugas di Puskesmas Kabupaten Malang bahkan di wajibkan memodifikasi mantel hujan dengan peralatan lain untuk menangani pasien.

“Di semua puskesmas kami peralatan pelindung diri memang belum lengkap.

Kami mencoba berkreasi sendiri sementara ini,” tutur Arbani.

Pemkab Malang menganggarkan pengadaan 1.650 set APD utk diberikan ke seluruh puskesmas. Namun pengadaan ini terkendala pada sulitnya mencari barang tersebut. Sedangkan kebutuhan APD bagi rumah sakit rujukan, disiapkan oleh Pemprov Jawa Timur.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menenuntukan kesuksesan atau kehancuran.

“Kalau bantuan dari pemprov kami belum dapat informasi. Namun itu nanti dikelola langsung dari rumah sakit rujukan,” ujar Arbani.

Di RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang misalnya, hari ini baru tiba 50 set APD.

Sementara kebutuhannya setiap ha-ri sebanyak 6 set APD. Tapi kebutuhan itu bisa meningkat jika ada lonjakan pasien corona Covid-19.

3 da-ri 3 halamanMendata Kebutuhan

Tim Satgas Covid-19 Kota/city Malang bersiap menyemprotkan cairan disinfektan di Stasiun Malang (detectifmaya.com/Zainul Arifin)

Kondisi serupa juga terjadi di Kota/city Malang. Pemerintah kota ini baru selesai mendata kebutuhan APD di setiap puskesmas. Sehingga belum semenjak melakukan pengadaan perlengkapan bagi tenaga medis tersebut.

“Kami masih merekapitulasi total kebutuhan APD. Cek ulang, kebutuhannya baru nanti pengadaan, semoga ada agensi yang bisa menyediakan,” kata juru bicara Satgas Covid-19 Kota/city Malang, Husnul Muarif.

Soal jumlah layanan di rumah sakit rujukan baik yang ditetapkan Pemprov Jawa Timur maupun Kementerian Pusat, dinilai sementara ini masih mencukupi. Baik itu RST Soepraoen, RS Panti Waluya Sawahan, RS Lavallete maupun RS Saiful Anwar (RSSA).

“Semoga saja cukup ngga ada lonjakan pasien. RSSA kan juga menerima pasien rujukan da-ri daerah lain,” tutur Husnul.

Tentang seorang PDP yang baru saja dinyatakan positif corona Covid-19, Husnul menyebut belum tahu detil datanya. Sehingga belum bisa melacak riwayat kontak pasien tersebut.

Pemkot Malang menunggu informasi lengkap da-ri RSSA.

“Belum bisa melacak riwayat pasien positif Covid-19, kami menunggu data lengkapnya dulu,” kata Husnul.



Gerakan penyemprotan cairan disinfektan gencar dilakukan di Kota Malang untuk mencegah penyebaran coronavirus Covid-19

Baca terus berita hanya di detectifmaya.com, keyword terindex diartikel ini : kasus,corona,covid-19,tersebar,rata,di,malang,raya, kabupaten, rujukan, kebutuhan, terbatas, positif, puskesmas, layanan