Pesan Khofifah Ke Pada Warga Jawa Timur Utk Cegah Penyebaran Corona COVID-19 – berita 2020


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: detectifmaya.com/Dian Kurniawan)

detectifmaya.com, Jakarta Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya menekan angka penyebaran virus corona baru yang memicu COVID-19. Upaya tsb mulai da-ri menyediakan alat pengukur suhu tubuh di bandara, imbauan ke pada masyarakat utk menjalani pola hidup bersih dan sehat, dan menyiapkan rumah sakit rujukan untuk menangani COVID-19. Selain itu, Pemprov Jatim menyediakan tambahan fasilitas utk menangani pasien COVID-19 di RSJ Menur.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Jika manusia berusaha melawan hukum alam, maka ia akan menghancurkan dirinya sendiri.

Upaya tsb dilakukan utk mengatasi penyebaran COVID-19. Apalagi kasus COVID-19 bertambah.

Sekilas kutipan kata-kata bijak/motivasi

Hiduplah bijak dalam mengambil keputusan dan siap menerima kenyataan tanpa penyesalan, ini cara sederhana mengurangi kegundahan/penderitaan.

Di Jawa Timur, berdasarkan peta sebaran COVID-19 di Jawa Timur dari pada Selasa, 24 Maret 2020, jumlah kasus COVID-19 bertambah.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Jika kita ingin disukai maka akuilah setiap kesalahan tanpa menuntut besarnya kebajikan yang telah kita lakukan.

Namun, ada pula pasien yang tengah fase konversi sembuh.

Adapun jumlah total pasien positif corona sebanyak 51 kasus atau bertambah sebanyak 10 kasus dibandingkan Senin, 23 Maret 2020.Sementara itu, Orang dalam Pemantauan (ODP) menjadi sebanyak 2.003 orang & Pasien dalam Pengawasan sebanyak 142 orang.

Selain itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pula tak henti-hentinya untuk meminta warga menjalankan pembatasan jarak & diharapkan tetap di rumah. Ini sebagai cara utk menekan penyebaran COVID-19.

Berikut pesan Khofifah kepada masyarakat Jawa Timur terkait COVID-19. Pesan dan imbauan ini sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19 yang dihimpun da-ri berbagai sumber:

2 dari 6 halamanWarga Masih Ada yang Kumpul, Khofifah Ingatkan utk di Rumah Saja

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kunjungan kerja ke Bandara Internasional Juanda.

(Foto: Instagram Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa)

Lewat akun instagramnya khofifah.ip, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menunggah video yang menunjukkan polisi bubarkan pengunjung warkop di Tulungagung. Polisi membubarkan tindakan kumpul itu untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Oleh karena itu, Khofifah pun mengimbau agar masyarakat untuk di rumah saja dan menghindari keramaian. Hal ini mengingat hidup soliter merupakan bagian dari solidaritas bersama.

“Ingat kamu tak super hero, tak juga keturunan Gatot Kaca dengan otot kawat, & tulang besi.

Jadi, jika pemerintah meminta utk di rumah saja, ya tolong di rumah saja. Kecuali untuk hal sangat penting,” tulis dia.

Khofifah meminta warga untuk menghindari keramaian, dan tidak keluyuran dengan alasan apapun. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari solidaritas bersama.

“Hindari keramaian, jangan keluyuran, atau cangkrukan di warkop, cafeacute, dan tempat lainnya dengan alasan apapun. Karena sesaat ini, hidup soliter merupakan bagian dari solidaritas bersama melawan corona COVID-19,” tulis dia.

Ia menulis, jika masih ngak patuhi aturan maka siap-siap berurusan dengan pihak kepolisian. “Kalau kamu masih membandel, siap-siap saja berurusan dengan aparat kepolisian seperti di Tulungagung ini.

Ini untuk kebaikan kita semua, Salam Jatim sehat,” tulis dia.

3 da-ri 6 halamanKhofifah Imbau Tunda Resepsi Pernikahan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: detectifmaya.com/Dian Kurniawan)

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansah mengimbau masyarakat untuk tak berkegiatan dengan menghadirkan orang banyak termasuk menunda penyelenggaraan resepsi pernikahan.

“Kami jam 11 usai rapat dan sore ini kami video conference utk menyamakan persepsi forkopimda provinsi dengan forkopimda kabupaten kota, bahwa keramaian-keramaian ini sudah harus kita komunikasikan, jikalau memang pengantin untuk resepsinya ditunda. Mungkin akad nikahnya bisa dilakukan karena waktu itu akad nikah tak mengundang banyak orang,” ucap Khofifah di Mapolda Jatim, Senin, 23 Maret 2020.

Khofifah Indar Parawansah pula mengingatkan pada masyarakat yang hendak menikah mesti mengedepankan social distancing atau pembatasan sosial minimal jaga jarak satu meter.

“Kita pastikan pula kalau bakal menikah dengan jarak interaksi minimal satu meter, pola-pola distancing, di wajibkan kita jaga bersama. Yang sifatnya resepsi mengundang banyak orang pastikan ditunda,” kata dia.

4 da-ri 6 halamanImbau Masyarakat Tetap Tenang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kunjungan kerja ke Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (11/3/2020). (Foto: detectifmaya.com/Dian Kurniawan)

Khofifah imbau masyarakat tetap meski telah diumumkan ada spesimen positif COVID-19. “Saya ingin mengajak seluruh masyarakat Jatim tetap tenang, karena sepertinya suasana sangat terkendali. Kami Insya Allah bekerja sangat komprehensif,” ujar Khofifah ke pada wartawan di Gedung Bangsa Grahadi di Surabaya, Selasa malam, 17 Maret 2020.

“Tracing (penelusuran jejak pasien) usai kami siapkan se-cara digital, titik-titik misalnya kapan komunikasi sama siapa & di mana,” ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

5 dari 6 halamanJalani Pola Hidup Bersih dan Sehat

Gubernur & Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak bersama Gubernur Jambi definitif, Fachrori Umar sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2). (detectifmaya.com/Angga Yuniar)

Lewat akun instagram khofifah.ip, Khofifah meminta masyarakat Jawa Timur untuk bergotong royong hadapi COVID-19. Ia meminta warga tidak keluar rumah kecuali ada hal penting. Lalu menjalankan hidup bersih & sehat, berolahraga dan jangan lupa berdoa.

6 dari 6 halamanSaksikan Video Pilihan di Bawah Ini


Jumlah pasien positif terpapar Covid-19 di Jawa Timur bertambah menjadi delapan orang, satu di antaranya meninggal dunia. Dari jumlah itu, enam pasien dirawat di rumah sakit rujukan di Kota Surabaya, sementara dua pasien dirawat di RS Saiful Anwar, M…