Didier Drogba Geram Orang Afrika Dijadikan Kelinci Percobaan Virus Corona Covid-19 – berita 2020


Reaksi dari Didier Drogba (AFP PHOTO/IAN KINGTON)

detectifmaya.com, London Mantan penyerang Chelsea, Didier Drogba naik pitam dengan pernyataan dua profesor medis, Jean-Paul Mira dan Camille Locht. Mereka ingin menjadikan orang Afrika sebagai kelinci percobaan utk menciptakan vaksin virus corona.

“Ini mungkin terdengar provokatif. Tapi bisakah kalau kita menggelar studi itu (soal vaksin virus corona) di Afrika,” kata Mira, kepala unit perawatan intensif di Rumah Sakit Cochin, Paris, dikutip dari Al Jazeera.

Tentunya, komentar tsb membuat Drogba yang merupakan warga Pantai Gading marah.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Oleh karena masalah kita baru, maka kita harus berfikir dengan cara baru dan bertindak secara baru pula

Dia mengakui pernyataan para profesor tersebut sebagai bentuk rasisme kepada masyarakat Afrika.

Sekilas kutipan kata-kata Cinta /Galau

Cinta begitu lembut dan merdu, namun jangan kau gunankan untuk merayu. Karena rayuan hanyalah akan mengosongkan makna kecintaan yang sesungguhnya.

“Sungguh bukan terbayangkan jika kita melakukan ini. Afrika bukan laboratorium pengujian.

Saya ingin mencela kata-kata yang merendahkan (warga Afrika), terutama rasis,” kata Drogba, dikutip da-ri akun Twitter pribadinya.

“Bantu kami menyelamatkan hidup di Afrika dan menghentikan penyebaran virus corona yang mengguncang seluruh dunia, alih-alih menganggap kami sebagai kelinci percobaan. Itu ngak masuk akal” katanya menambahkan.

Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halamanHormati Orang Afrika

Mantan striker Chelsea, Didier Drogba.

(AFP PHOTO/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Drogba meminta dua profesor itu lebih menghormati orang Afrika. Pria berusia 42 tahun tersebut berharap semua orang di dunia bersatu untuk melawan virus corona.

“Mari selamatkan diri kita da-ri virus gila yang sudah membuat economi dunia merosot & menghancurkan kesehatan di seluruh dunia.”

“Namun, jangan menganggap orang Afrika sebagai kelinci percobaan. Itu benar-benar menjijikan,” ucap pria yang pernah membela Galatasaray tsb menegaskan.

3 dari 3 halamanKorban Virus Corona

Hingga Senin, 6 Apri 2020, seusai ada 1.204.246 orang di dunia terinfeksi virus corona covid-19. Tercatat, ada 64.806 orang meninggal dunia akibat virus tersebut.

Jangan sampai ketinggalan berita terkini, update terus berita anda dengan mengunjungi detectifmaya.com, Thank You